Menteri PPA Penasaran Omzet Desa Prima Gumregah di Putat Gunungkidul Tembus Rp3,3 Miliar dari Bolu Kelapa

Bagikan :
Rumah Produksi Bolu Kelapa Desa Prima Gumregah/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Aroma manis bolu kelapa menyambut langkah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Arifah Fauzi.

Ia memasuki Rumah Produksi Bolu Kelapa Desa Prima Gumregah di Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Selasa (9/12/2025).

Kunjungan ini tidak hanya memenuhi rasa penasaran, tetapi juga membuka mata bahwa kelompok ibu-ibu desa mampu menggerakkan roda ekonomi hingga menembus omzet miliaran rupiah.

Omzet Desa Prima Gumregah

Arifah Fauzi mengungkapkan rasa takjubnya secara langsung. Ia berkata bahwa sejak lama ia mendengar keberhasilan Desa Prima Gumregah, tetapi baru kali ini ia berkesempatan melihatnya sendiri.

“Saya sudah lama dengar, namun baru ada kesempatan untuk datang ke Desa Putat Patuk Gunungkidul. Saya sangat penasaran dari inisiatif ibu-ibu yang dimulai dari kecil hingga kini tumbuh besar. Akhir tahun 2024 kemarin, omzetnya luar biasa, bisa mencapai di atas Rp 3 miliar. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi untuk perempuan-perempuan di tempat lain. Yakinlah, ketika kita melakukan sesuatu dengan sepenuh hati dan istiqomah, hasilnya akan mengikuti,” ujarnya penuh apresiasi.

Perkembangan pesat itu membuat Arifah menilai Desa Prima Gumregah sebagai model pemberdayaan perempuan yang berhasil membangun kemandirian ekonomi desa.

Baca juga  Rekomendasi Tempat Wisata Otentik di Jogja Buat Kamu yang Mau Liburan Anti Mainstream

Lurah Putat, Rusbandi, menceritakan bahwa ide memproduksi bolu kelapa muncul dari kebutuhan besar jajanan hajatan warga.

Ibu-ibu menilai bolu kelapa sebagai pilihan yang tepat karena enak, murah, dan mudah diterima masyarakat.

Harga eceran satu bungkus bolu kelapa hanya Rp900. Jika konsumen membeli 1.000 bungkus, mereka akan mendapat bonus 10 bungkus. Strategi sederhana ini ternyata terbukti efektif.

Pada awal merintis usaha, para ibu memanfaatkan hajatan salah satu anggota untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.

“Hasilnya banyak yang suka. Dari situ permintaan mulai meningkat,” kata Rusbandi.

Pemasaran Menembus Puluhan Warung hingga Pasar Tradisional Besar

Ternyata tidak hanya hajatan yang menjadi pasar potensial. Hingga kini, puluhan warung di sekitar Kalurahan Putat menjadi mitra tetap penjualan. Selain itu, pesanan dari pasar tradisional terus meningkat.

Dalam sekali pengiriman ke satu pasar, mereka mampu mengirim 1.000 hingga 2.000 bungkus, bahkan dapat menembus 4.000 bungkus saat permintaan membludak.

Rusbandi mengaku tidak menyangka bolu kelapa buatan ibu-ibu Desa Prima Gumregah akan dicari konsumen sebanyak ini.

Ia menilai daya tahan bolu kelapa yang mencapai 7–14 hari tanpa bahan pengawet menjadi keunggulan tersendiri.

Baca juga  Wisuda Universitas Sanata Dharma 2025: Bersukacita untuk Berkarya

“Tidak ada rahasia khusus agar awet, tetapi kami menjaga bahan yang digunakan tidak mengandung air,” jelasnya.

Saat berdiri, kelompok Desa Prima Gumregah hanya beranggotakan 25 orang. Mereka sebenarnya sudah menjalankan usaha rumahan, tetapi berskala kecil dan berjalan masing-masing.

Tahun 2019 menjadi titik awal perubahan. Kalurahan Putat mendapat pendampingan program Desa Prima dari DP3AP Provinsi DIY melalui Dana Keistimewaan.

Mereka kemudian merekrut para ibu untuk diberikan pelatihan pemberdayaan. Konsepnya jelas: membangun usaha kolektif yang dikelola bersama.

Sebelum memproduksi bolu kelapa, mereka sempat mencoba berbagai produk seperti keripik, dodol, hingga kue kering, tetapi belum berhasil menembus pasar.

Pada 2021, pelatihan lanjutan yang mereka terima memperkenalkan aneka olahan kue, termasuk bolu kelapa. Karena pembuatan mudah dan peluang pasar besar, mereka sepakat menjadikannya produk unggulan.

Di tahun yang sama, mereka mengajukan pengadaan oven melalui Dana Keistimewaan. Pada 2023, mereka kembali mendapat bantuan berupa rumah produksi.

Sebelumnya, mereka menumpang di bangunan TK yang tidak terpakai. Kini, usaha ini melibatkan 53 ibu rumah tangga lengkap dengan armada pengiriman sendiri.

Sistem Pengupahan Transparan dan Mengangkat Kesejahteraan

Sistem upah di Desa Prima Gumregah dihitung berdasarkan jumlah bolu kelapa yang diproduksi setiap anggota.

Baca juga  Harga Sembako Hari Ini 18 Maret 2025 di Jawa Timur: Cabai Merah Keriting Naik, Telur Ayam Kampung Turun

Semua upah masuk ke tabungan yang dapat diambil kapan saja. Para anggota juga mendapat komisi Rp1.000 untuk setiap paperbag yang berhasil mereka jual.

Model usaha kolektif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga ikut menyumbang naiknya Pendapatan Asli Desa (PAD). Omzet yang awalnya hanya puluhan juta per bulan kini melonjak drastis.

“Omzet 2023: lebih dari Rp900 juta dan alhamdulillah Omzet 2024: menembus Rp 3,3 miliar,” tuturnya.

Angka ini menjadi bukti bahwa kelompok perempuan desa dapat menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan ketika mereka mendapat pendampingan yang tepat.

Rusbandi menegaskan Kunjungan Menteri PPA tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pengakuan bahwa model pemberdayaan perempuan seperti Desa Prima Gumregah patut direplikasi di daerah lain.

Dengan memelihara semangat kebersamaan, ketekunan, dan keberanian mencoba, ibu-ibu di Putat membuktikan bahwa usaha kecil pun mampu menembus pasar besar dan menghasilkan omzet miliaran rupiah.

Dari sebuah hajatan sederhana, bolu kelapa kini berubah menjadi ikon ekonomi perempuan desa. Kisah inspiratif ini layak berkembang menjadi gerakan nasional pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid