Mengendalikan Emosi dalam Terang Iman: Renungan Katolik Sabtu, 5 April 2025

Bagikan :
Mengendalikan Emosi dalam Terang Iman Renungan Katolik Sabtu, 5 April 2025
Mengendalikan Emosi dalam Terang Iman Renungan Katolik Sabtu, 5 April 2025(Sumber Gambar : Iustrasi: Pinterest/Love In Bible)

Kabarjawa – Hari ini, Sabtu 5 April 2025, Gereja Katolik merayakan hari Sabtu dalam pekan IV Prapaskah, bertepatan dengan peringatan fakultatif Santo Vinsensius Ferreri dan Santa Yuliana dari Kornillon. Dalam suasana Prapaskah yang penuh pertobatan ini, kita diajak merenungkan tema penting: mengendalikan emosi.

Dalam kehidupan sehari-hari, emosi sering kali menjadi gerbang bagi reaksi spontan yang bisa berdampak buruk, baik dalam relasi dengan sesama maupun dalam pertumbuhan rohani.

Melalui bacaan Kitab Suci hari ini, kita diingatkan tentang pentingnya menyerahkan segala perkara kepada Tuhan dan tidak membiarkan emosi menguasai hati.

Makna Bacaan Pertama: Percaya pada Keadilan Tuhan

Dalam bacaan pertama dari Kitab Yeremia 11:18-20, Nabi Yeremia menggambarkan dirinya seperti anak domba yang dibawa ke tempat penyembelihan tanpa mengetahui rencana jahat yang menantinya. Dalam ketidakberdayaan itu, Yeremia tidak membalas dengan kemarahan atau emosi yang tak terkendali.

Sebaliknya, ia memilih bersandar pada Tuhan dan menyerahkan seluruh persoalannya kepada Allah yang menghakimi dengan adil.

Ini adalah teladan luhur bagaimana menghadapi fitnah dan perlakuan tidak adil dengan kesabaran dan iman, bukan dengan ledakan emosi.

Baca juga  Renungan Katolik Kamis 24 April 2025: Menjadi Saksi Kebangkitan Yesus di Tengah Dunia

Mazmur: Perlindungan dari Allah bagi Hati yang Tulus

Mazmur 7 mempertegas bahwa Allah adalah pelindung bagi orang-orang yang tulus hati. Saat tekanan hidup dan serangan dari luar datang bertubi-tubi, pemazmur mengajak kita untuk tetap berlindung pada Tuhan.

Bukan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi membiarkan Tuhan yang menjadi hakim yang adil. Hal ini mengajarkan bahwa pengendalian emosi adalah bentuk kepercayaan pada Tuhan.

Injil Hari Ini: Jangan Mudah Menilai Berdasarkan Emosi

Bacaan Injil Yohanes 7:40-53 menyoroti pertentangan di antara orang banyak mengenai siapa Yesus sebenarnya. Ada yang percaya bahwa Dia adalah Mesias, tetapi ada juga yang menolaknya hanya karena asal-usul-Nya dari Galilea. Emosi, prasangka, dan ego membuat banyak orang buta terhadap kebenaran.

Bahkan para penjaga yang dikirim untuk menangkap Yesus tak sanggup melakukannya karena mereka tersentuh oleh perkataan-Nya yang penuh kuasa.

Namun, yang paling menarik adalah sikap Nikodemus. Ia tampil sebagai suara yang tenang di tengah kekacauan. Nikodemus tidak terbawa arus emosi, tetapi mengingatkan rekan-rekannya agar bersikap adil sesuai hukum Taurat: seseorang tidak bisa dihukum tanpa didengar lebih dahulu.

Baca juga  Renungan Harian Katolik 24 Maret 2025 Satu Hati dan Satu Rasa dengan Yesus: Meneladani Keteguhan Iman di Tengah Penolakan

Ini adalah contoh konkret bagaimana mengendalikan emosi dapat membuka jalan bagi keadilan dan kebenaran.

Mengendalikan Emosi, Buah dari Ketekunan Rohani

Mengendalikan emosi bukan berarti menekan perasaan, tetapi mengarahkan hati untuk bertindak sesuai kehendak Tuhan. Yeremia menyerahkan perkaranya kepada Tuhan.

Pemazmur berlindung kepada Allah. Nikodemus mengedepankan keadilan dan akal sehat di tengah badai emosi.

Prapaskah adalah masa yang tepat untuk melatih diri dalam kesabaran, pengendalian diri, dan pertumbuhan iman.

Mari kita belajar untuk tenang di tengah badai, mempercayakan seluruh hidup kita kepada Allah, dan tidak terburu-buru dalam menilai orang lain. Emosi yang terkendali adalah buah dari kedekatan dengan Tuhan.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?