
KabarJawa.com – Seorang warga Srandakan, Bantul, yang sebelumnya dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Progo akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (7/6/2026) pagi.
Korban bernama Budi, warga Gunungsaren Kidul RT 074, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.23 WIB di aliran Sungai Progo wilayah Dusun Singgelo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul.
Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan warga sejak subuh setelah muncul laporan adanya orang yang diduga tenggelam di sungai tersebut.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eryanto, membenarkan informasi penemuan korban.
“Korban sudah ditemukan tadi pukul 09.23 WIB. Korban ditemukan sebelum teman-teman dari Kantor SAR berangkat ke lokasi,” ujar Pipit Eryanto.
Kabar tersebut langsung menyebar di lingkungan sekitar lokasi dan menjadi akhir dari pencarian yang berlangsung sejak pagi hari.
Berawal dari Laporan Warga Saat Dini Hari
Informasi awal diterima aparat sekitar pukul 05.00 WIB.
Sejumlah warga melaporkan adanya dugaan orang tenggelam di Sungai Progo setelah beberapa saksi melihat dan mendengar kejadian mencurigakan di sekitar bantaran sungai.
Laporan kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sejak pagi, warga sekitar juga melakukan penyisiran mandiri di sejumlah titik sepanjang bantaran Sungai Progo sambil menunggu bantuan dari unsur terkait.
Korban Sempat Terlihat di Tepi Sungai
Berdasarkan keterangan saksi, rangkaian peristiwa bermula sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat itu, Alit Permono (38) yang hendak memancing melihat korban berada di tepi Sungai Progo dalam kondisi sempoyongan.
Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi berusaha mengingatkan korban agar segera pulang. Korban kemudian meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor menuju arah utara.
Situasi terlihat normal setelah itu. Namun sekitar satu jam kemudian, peristiwa yang berujung tragedi terjadi.
Saksi Mendengar Teriakan Minta Tolong dari Arah Sungai
Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi lain bernama Bangun Santoso (50) melihat seseorang yang kemudian diketahui sebagai korban masuk ke aliran Sungai Progo.
Awalnya saksi mengira korban hanya berenang. Kondisi lokasi yang masih gelap membuat pengamatan menjadi terbatas.
Tak lama kemudian, terdengar suara seseorang berteriak meminta pertolongan dari arah tengah sungai. Teriakan tersebut memecah keheningan dini hari di kawasan bantaran Sungai Progo.
Namun minimnya penerangan dan jarak pandang yang terbatas membuat warga tidak dapat segera memastikan posisi korban.
Beberapa saat kemudian suara tersebut tidak lagi terdengar. Kejadian itu kemudian menjadi petunjuk awal bahwa korban diduga mengalami kesulitan di tengah arus sungai.
Barang Milik Korban Ditemukan di Sekitar Lokasi
Dalam proses pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian.
Barang-barang tersebut meliputi:
- Satu unit sepeda motor Honda nomor polisi AB 4662 PC
- Tas warna hitam
- Botol air mineral
- Satu joran pancing
- Satu unit telepon genggam Android
Keberadaan barang-barang tersebut memperkuat dugaan bahwa korban sempat berada di bantaran sungai sebelum peristiwa terjadi.
Data Singkat Kejadian
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Hari/Tanggal | Minggu, 7 Juni 2026 |
| Lokasi | Dusun Singgelo, Poncosari, Srandakan |
| Korban | Budi |
| Alamat | Gunungsaren Kidul, Trimurti, Srandakan |
| Laporan Masuk | 05.00 WIB |
| Korban Ditemukan | 09.23 WIB |
| Status | Meninggal dunia |
Pencarian Berakhir, Warga Berduka
Penemuan korban mengakhiri pencarian yang sejak pagi menjadi perhatian warga sekitar.
Di lokasi kejadian, sejumlah warga tampak berkumpul mengikuti perkembangan informasi hingga proses evakuasi selesai dilakukan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hingga dini hari ketika kondisi lingkungan minim penerangan dan arus sungai sulit dipantau secara langsung.