
Kabarjawa – Jalan nasional yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo, terutama di wilayah Kabupaten Klaten, mengalami kerusakan yang semakin parah.
Lubang-lubang di jalan semakin banyak dan melebar, menimbulkan risiko kecelakaan yang tinggi bagi para pengguna jalan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama menjelang arus mudik yang semakin dekat.
Kerusakan di Beberapa Titik Wilayah Klaten
Kerusakan jalan ini ditemukan di berbagai titik di Kabupaten Klaten, terutama di ruas Kecamatan Jogonalan, Delanggu, dan Ceper. Di Kecamatan Jogonalan, kondisi jalan yang rusak dapat ditemukan di sepanjang Desa Kraguman ke arah barat.
Sementara itu, di Kecamatan Delanggu, jalan rusak berada di pusat kota kecamatan, baik di jalur arah Solo maupun Yogyakarta. Hal serupa terjadi di Kecamatan Ceper, terutama di Desa Jambu Kulon yang mengalami kerusakan di kedua jalur.
Lubang-lubang yang ada di jalan tersebut bervariasi dalam ukuran, dengan beberapa mencapai lebar hingga 40 sentimeter. Untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara, tepi lubang-lubang tersebut telah ditandai dengan cat semprot berwarna putih.
Korban Kecelakaan Akibat Jalan Rusak
Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang cukup sering terjadi.
Seorang relawan, Didik, mengungkapkan bahwa di ruas Desa Jambu Kulon saja, sudah ada tiga korban kecelakaan dalam beberapa hari terakhir, semuanya adalah pengendara motor wanita.
Begitu pula di Kecamatan Jogonalan, relawan ambulans Harto mencatat ada empat kecelakaan dalam satu hari. Menurutnya, jalan yang rusak dari arah Solo menuju Yogyakarta sangat rawan kecelakaan, terutama saat hujan deras ketika air selokan dan sawah meluap ke jalan.
Harapan Masyarakat dan Rencana Perbaikan
Masyarakat setempat berharap agar perbaikan segera dilakukan, mengingat arus mudik yang semakin dekat. Dengan meningkatnya volume kendaraan, kondisi jalan yang rusak bisa memperparah risiko kecelakaan.
Penilik Jalan PPK 3.4 Jawa Tengah, Fajar Suryanto, menyatakan bahwa perbaikan jalan di ruas Jogja-Solo sudah masuk dalam perencanaan.
Jika persiapan telah rampung, maka pekerjaan perbaikan akan segera dilaksanakan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari ketika visibilitas lebih rendah.
Kerusakan jalan di ruas Jogja-Solo di wilayah Klaten semakin parah dan telah menyebabkan banyak kecelakaan. Beberapa titik yang paling terdampak antara lain Kecamatan Jogonalan, Delanggu, dan Ceper.
Masyarakat berharap perbaikan dapat segera dilakukan sebelum arus mudik berlangsung guna menghindari lebih banyak korban. Sementara menunggu perbaikan, pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.(Kabarjawa)