
KabarJawa.com – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur dipastikan bakal melaksanakan Operasi Zebra Semeru. Kegiatan ini rencananya akan berlangsung pada 17 November 2025 hingga 30 November 2025.
Adapun agenda tersebut juga bakal dilakukan serentak di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk dua kota besar yaitu Malang dan Surabaya.
Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, diketahui bahwa diadakannya operasi ini dirancang demi meningkatkan kedisiplinan para pengendara serta menekan angka kecelakaan yang masih kerap terjadi di jalan raya.
Sementara, setiap kali operasi tahunan ini digelar, salah satu hal yang paling sering ditanyakan masyarakat adalah mengenai lokasi razia.
Apalagi, selama operasi berlangsung, penindakan pelanggaran akan dilakukan baik itu secara manual maupun melalui tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Walaupun pihak kepolisian tidak mengumumkan titik razia secara detail, terdapat sejumlah kawasan yang dari tahun ke tahun menjadi wilayah yang cukup sering dilakukan penindakan.
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jawa Timur
Berlandaskan pelaksanaan operasi pada tahun-tahun sebelumnya, terdapat beberapa ruas jalan di Malang dan Surabaya yang dikenal sebagai titik rawan tilang.
Kawasan ini biasanya memiliki arus lalu lintas padat, sehingga, kamera ETLE atau tilang elektronik dipasang di berbagai titik. Perangkat ini bekerja setiap saat dan mencatat berbagai pelanggaran secara otomatis.
Malang
Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk wilayah Malang, terdapat 13 titik kamera ETLE yang memantau pelanggaran lalu lintas, yakni:
- Simpang tiga Ciliwung
- Klenteng
- Taman Krida Budaya
- Kawasan Rampal
- Simpang tiga PDAM lama
- Simpang tiga Dinoyo
- Simpang Sulfat
- Simpang tiga Jembatan Universitas Brawijaya
- Simpang empat Kaliurang
- Simpang tiga Savana
- Simpang tiga Borobudur
- Simpang tiga Trio dua
- Simpang empat Gadang
Deretan titik ini mencakup berbagai simpang besar yang menjadi jalur padat aktivitas masyarakat.
Surabaya
Kota Surabaya memiliki jaringan kamera ETLE yang cukup luas, tersebar di beberapa ruas berikut:
- Manyar Nginden Utara dan Selatan
- Adityawarman Indragiri Barat dan Timur
- Darmo Alfalah Utara dan Selatan
- A. Yani Margorejo Utara dan Siwalankerto
- Kertajaya Dharmawangsa Selatan, Timur, dan Utara
- Mastrip Wiyung Utara dan Selatan
- Gunungsari Gajah Mada Timur dan Barat
- Hayam Wuruk Kutai Timur dan Barat
- Merr Kenjeran Selatan, Merr Kertajaya Selatan dekat KONI, dan Merr Unair Kampus C
- Airlangga Dharmawangsa Selatan dan Utara
- Moestopo Dharmawangsa Timur dan Barat
- Mayjend Bintang Diponggo Timur dan Barat
- Bubutan Pahlawan Timur
- Bratang Nginden Utara dan Selatan
- Jalan HM. Noer Kedungcowek Selatan dan Utara
- Mayjend Sungkono Wonokitri Utara dan Selatan
- Kawasan Tunjungan Siola
- Kertajaya depan UFO
- Tembaan Pahlawan Timur
- Ambengan Kusuma Bangsa Selatan
- Kertajaya Manyar Barat dan Timur
Dengan penyebaran seperti ini, pengawasan di Surabaya berlangsung hampir sepanjang jalur protokol.
Hal yang Perlu Diperhatikan Selama Operasi Zebra Semeru 2025
Perlu diingat bahwa lokasi razia dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, apa yang disebutkan di atas bukan merupakan titik lokasi mutlak adanya operasi pekan ini.
Intinya, pengendara arus tetap disiplin di semua ruas jalan. Pasalnya, kepatuhan akan tata tertib lalu lintas, perlengkapan berkendara yang lengkap, serta kesiapan dokumen seperti SIM dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan langkah penting agar tidak terkena sanksi penindakan selama kegiatan tersebut berlangsung.***