
Kabarjawa – Bencana alam melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dengan banjir dan tanah longsor yang menerjang beberapa wilayah. Satu orang dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir, sementara longsor menimpa rumah warga dan menutup akses jalan desa di kawasan Gunung Wilis.
Hingga kini, pihak berwenang terus melakukan pendataan dan upaya penanganan di lokasi terdampak.
Banjir Meluas di Empat Kecamatan
Banjir dilaporkan merendam tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Dagangan, Madiun, Wungu, dan Wonoasri.
Tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama meluapnya aliran sungai, sehingga air merendam pemukiman warga dan lahan pertanian.
Tujuh Titik Longsor di Kecamatan Kare dan Gemarang
Selain banjir, tanah longsor terjadi di tujuh titik yang tersebar di Kecamatan Kare dan Gemarang. Longsoran terbesar terjadi di Jalan Raya Kare-Dungus, tepatnya di Jurang Dengkeng, Dukuh Sambong, Dusun Gondosuli, Desa Kare. Longsor ini menutup sebagian jalan dengan material tanah setinggi 3 meter dan lebar 4 meter.
Di Dusun Poleng hingga Dusun Cermo, longsor menutupi jalan poros utama dengan panjang mencapai 25 meter dan tinggi 5 meter.
Selain itu, di Desa Cermo, Dusun Dolog, longsor menimpa sebagian rumah warga dan kandang kambing milik seorang warga bernama Simin. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Tiga titik longsor lainnya yang tergolong tingkat sedang terjadi di Dusun Seweru, sementara satu titik longsor di Kecamatan Gemarang menimpa satu rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa longsor ini.
Akses Jalan Tertutup, Proses Evakuasi Berlangsung
Longsor yang menutup jalan poros antardesa menyebabkan akses transportasi terganggu. Warga bersama pihak BPBD Kabupaten Madiun bekerja sama melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat berat dan peralatan manual.
Proses evakuasi dan pendataan kerusakan terus dilakukan untuk memastikan kondisi terkini serta upaya penanganan yang lebih optimal.
Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Madiun memberikan dampak serius bagi warga, dengan satu orang dilaporkan hilang serta akses jalan yang tertutup material longsor.
Pihak berwenang terus berupaya mengevakuasi warga terdampak dan membersihkan jalur yang tertutup. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.(Kabarjawa)