Siap-siap! Kemarau di Jawa Timur Diprediksi Datang Lebih Awal, Cek Daftar Kecamatan yang Terdampak Mulai April 2026

Bagikan :
Ilustrasi daftar lokasi di Jawa Timur yang terdampak awal musim kemarau 2026 (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Masyarakat Jawa Timur diimbau untuk bersiap diri. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda telah memprediksi bahwa musim kemarau tahun 2026 di wilayah Jawa Timur akan terasa lebih panjang serta lebih kering dibandingkan kondisi normal. Hal ini memicu perlunya kewaspadaan dan langkah antisipasi sejak dini.

BMKG menyampaikan bahwa sebagian wilayah bahkan akan mulai memasuki musim kemarau sejak April 2026. Kondisi ini dipicu oleh potensi penurunan curah hujan serta pengaruh fenomena iklim global, sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.

Prediksi BMKG – Mayoritas Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berdasarkan catatan BMKG, sekitar 75 persen wilayah Jawa Timur diperkirakan mengalami curah hujan di bawah normal selama musim kemarau 2026.

Kondisi ini menunjukkan bahwa intensitas hujan akan lebih rendah dibandingkan rata-rata tahunan, sehingga meningkatkan risiko kekeringan.

Awal musim kemarau sendiri diprediksi terjadi secara bertahap di berbagai wilayah. Sebagian besar daerah, yakni sekitar 56,9 persen, diperkirakan mulai memasuki kemarau pada Mei 2026. Sementara, wilayah lainnya baru akan merasakan peralihan musim pada Juni 2026.

Namun demikian, terdapat sejumlah kecamatan yang lebih dahulu mengalami kemarau, yakni mulai April 2026. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena berpotensi memicu dampak lebih cepat, terutama pada sektor pertanian dan ketersediaan air.

Daftar Wilayah di Jawa Timur yang Mulai Kemarau April 2026

Sejumlah wilayah di Jawa Timur diperkirakan mulai memasuki musim kemarau lebih awal, yakni pada April 2026 dengan pembagian waktu dasarian (awal, pertengahan, dan akhir bulan).

Baca juga  Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah: BMKG Prediksi Tiga Hari ke Depan

Melansir dari Instagram resmi @infobmkgjuanda, berikut adalah rincian sebaran wilayahnya:

Bojonegoro

  • April II: Balen, Baureno, Kanor, Kepohbaru, dan Sumberrejo
  • April III: Bojonegoro, Dander, Gayam, Kalitidu, Kapas, Kasiman, Kedewan, Malo, Margomulyo, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Tambakrejo, dan Trucuk

Lumajang

  • April II: Kunir, Lumajang, Rowokangkung, Sumbersuko, Tekung, Tempeh, dan Yosowilangun

Malang

  • April III: Bantur, Donomulyo, Kalipare, dan Pagak

Banyuwangi

  • April I: Kalipuro
  • April II: Banyuwangi, Blimbingsari, Giri, Glagah, Kabat, Rogojampi, Singojuruh, Bangorejo, Cluring, Gambiran, Muncar, Pesanggaran, Purwoharjo, Siliragung, Srono, Tegaldlimo, dan Tegalsari

Kota Madiun

  • April III: Taman

Bangkalan

  • April I: Tanjung Bumi
  • April II: Arosbaya, Geger, Klampis, Kokop, dan Sepulu

Bondowoso

  • April III: Botolinggo, Cerme, Klabang, dan Prajekan

Jember

  • April I: Ambulu, Balung, Puger, Tempurejo, Wuluhan, Gumukmas, Jombang, Kencong, dan Umbulsari

Magetan

  • April III: Kawedanan, Lembeyan, Nguntoronadi, Parang, dan Takeran

Lamongan

  • April II: Babat, Karanggeneng, Kedungpring, Laren, Maduran, Modo, dan Sekaran
  • April III: Glagah

Blitar

  • April III: Binangun, Kesamben, Selopuro, dan Wates

Madiun

  • April III: Dagangan, Dolopo, Geger, Kebonsari, Gemarang, dan Wungu

Tuban

  • April II: Bancar, Jatirogo, Kenduruan, Tambakboyo, Palang, Plumpang, Rengel, dan Widang
  • April III: Bangilan, Grabagan, Jenu, Kerek, Merakurak, Montong, Semanding, Singgahan, Tuban, Parengan, Senori, dan Soko

Gresik

  • April III: Bungah, Duduksampeyan, Gresik, Manyar, Sidayu, dan Ujungpangkah

Situbondo

  • April I: Asembagus, Banyuputih, Jangkar, Banyuglugur, Besuki, Jatibanteng, Mlandingan, Suboh, Bungatan, Kapongan, Kendit, Mangaran, Panarukan, Panji, dan Situbondo
  • April III: Arjasa
Baca juga  Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka! 2.000 Lowongan di 107 Perusahaan, Cek Syarat dan Tahapannya

Trenggalek

  • April III: Panggul

Ponorogo

  • April III: Babadan, Badegan, Balong, Bungkal, Jambon, Jenangan, Jetis, Kauman, Mlarak, Ponorogo, Sambit, Sampung, Sawoo, Siman, Slahung, dan Sukorejo

Nganjuk

  • April III: Bagor, Baron, Berbek, Gondang, Jatikalen, Lengkong, Nganjuk, Patianrowo, Rejoso, Sukomoro, Tanjunganom, dan Wilangan

Kota Probolinggo

  • April I: Kademangan, Kanigaran, Kedopok, Mayangan, dan Wonoasih

Probolinggo

  • April I: Besuk, Dringu, Gending, Kraksaan, Krejengan, Pajarakan, Sumberasih, Kotaanyar, Paiton, dan Pakuniran
  • April II: Tongas

Sampang

  • April I: Banyuates dan Ketapang
  • April III: Camplong, Kedungdung, Omben, Sampang, dan Torjun

Sumenep

  • April II: Batang, Batuan, Dungkek, Gapura, Gayam, Giliginting, Kalianget, Kota Sumenep, Manding, Nonggunong, Ra’as, Saronggi, dan Talango
  • April III: Bluto, Ganding, Guluk-Guluk, dan Pragaan

Pacitan

  • April III: Donorojo, Pringkuku, Punung, Kebonagung, Ngadirojo, Pacitan, Sudimoro, dan Tulakan

Pasuruan

  • April II: Gondang Wetan, Grati, Kraton, Lekok, Nguling, Pohjentrek, Rejoso, dan Winongan

Kota Pasuruan

  • April II: Bugul Kidul, Gadingrejo, Panggungrejo, dan Purworejo

Peringatan Dini BMKG dan Langkah Antisipasi

Menghadapi potensi kemarau panjang yang lebih kering, Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Timur telah mengeluarkan peringatan dini atau early warning.

Imbauan ini ditujukan kepada seluruh pihak agar segera melakukan langkah antisipasi atau early action. Adaun beberapa rekomendasi BMKG antara lain:

Penyesuaian di Sektor Pertanian

Petani diminta untuk mengantisipasi risiko gagal panen dengan menyesuaikan pola tanam. Penggunaan varietas padi berumur pendek yang tahan terhadap kondisi kering menjadi salah satu solusi.

Baca juga  Mbah Tarman Pacitan Terancam Dihukum Berapa Tahun? Ini Kata Polisi

Selain itu, petani juga disarankan mengalihkan sebagian lahan dari tanaman padi ke palawija guna menjaga produktivitas.

Pengelolaan Sumber Daya Air

Pengelolaan air menjadi kunci penting dalam menghadapi kemarau panjang. BMKG mendorong optimalisasi panen air hujan pada akhir musim hujan 2025/2026.

Air tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengisi waduk, memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), serta menunjang irigasi secara efisien.

Kesiapsiagaan Bencana

Potensi krisis air bersih dan kebakaran lahan serta hutan juga perlu diantisipasi. Oleh karena itu, perencanaan mitigasi harus dilakukan sejak awal, termasuk penyediaan cadangan air dan peningkatan kewaspadaan terhadap titik rawan kebakaran.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi pengaruh El Nino yang dapat memperparah kondisi kekeringan. Masyarakat, khususnya petani dan nelayan, dianjurkan untuk melakukan diversifikasi ekonomi.

Upaya ini dapat dilakukan melalui optimalisasi lahan, pengembangan tanaman hortikultura, hingga peningkatan produksi garam rakyat.

Dengan demikian, warga masyarakat yang berada di wilayah dengan prediksi awal kemarau pada April 2026 disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan air secara bijak menjadi langkah penting untuk menghindari krisis air bersih.

Selain itu, masyarakat juga diimbau aktif memantau informasi terbaru dari BMKG guna mengetahui perkembangan kondisi cuaca dan iklim secara berkala.

Langkah antisipasi sejak dini diharapkan mampu meminimalkan dampak negatif dari musim kemarau panjang, baik terhadap sektor pertanian, ketersediaan air, maupun potensi bencana lingkungan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?