Kabarjawa – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Jawa Tengah (Jateng) selama tiga hari ke depan. Peringatan ini muncul akibat gangguan atmosfer yang sedang terjadi, yang dapat memicu berbagai fenomena cuaca berbahaya seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Penyebab Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah
Menurut Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, gangguan atmosfer yang memicu cuaca ekstrem ini disebabkan oleh beberapa faktor. Sirkulasi siklonik di Kalimantan telah membentuk wilayah pertemuan massa udara dan belokan angin di Jateng. Selain itu, gelombang Ekuatorial Rossby yang aktif juga turut berkontribusi.
Kelembapan udara yang tinggi serta labilitas lokal yang kuat mendukung proses konveksi skala lokal, sehingga memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menyebabkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah Terdampak dan Prediksi Waktu
Berikut adalah wilayah-wilayah di Jateng yang diprediksi akan terdampak cuaca ekstrem beserta waktu perkiraannya:
24 Januari 2025:
- Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Boyolali, Sragen, Klaten, Blora, Rembang, Grobogan, Demak, Jepara, Temanggung, Kab. Semarang, Salatiga, Kendal, Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
25 Januari 2025:
- Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kab./Kota Magelang, Kebumen, Boyolali, Jepara, Rembang, Pati, Blora, Grobogan, Kudus, Sragen, Pemalang, Kab./Kota Semarang, Demak, Salatiga, Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Kab. Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
26 Januari 2025:
- Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Boyolali, Karanganyar, Temanggung, Salatiga, Kab. Semarang, Grobogan, Kendal, Rembang, Blora, Sragen, Batang, Pemalang, Jepara, Pati, Kab. Tegal, Kab. Pekalongan, dan sekitarnya.
Imbauan Kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini. Informasi terkini seputar cuaca ekstrem dapat diperoleh dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang. Langkah antisipasi seperti menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk serta memastikan keselamatan rumah dan kendaraan dari ancaman angin kencang sangat dianjurkan.
Cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda Jawa Tengah selama tiga hari ke depan memerlukan kewaspadaan dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan memahami penyebab dan wilayah terdampak, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi risiko dan dampak yang mungkin terjadi. Tetap pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG untuk keselamatan bersama.(Kabarjawa)