
KABAR JAWA – Nama Thomas Alva Edi Sound kini ramai menjadi omongan dan viral di media sosial
Jika mendengarnya sekilas, mungkin banyak orang langsung teringat dengan tokoh penemu bola lampu, Thomas Alva Edison.
Namun, tokoh yang satu ini bukanlah seorang ilmuwan, melainkan sosok unik yang mendadak viral karena kiprahnya dalam dunia hiburan rakyat.
Khususnya terkait sound system beraliran keras dan menggelegar, yang biasa disebut sebagai “sound horeg”.
Adapun sosok di balik nama tersebut sebenarnya adalah seorang teknisi sound system bernama Ahmad Abdul Aziz, yang lebih dikenal dengan nama panggungnya, Memed Potensio.
Menguak Identitas Thomas Alva Edi Sound
Nama Thomas Alva Edi Sound bukan nama asli, melainkan sebuah julukan bernuansa plesetan yang mencuat di berbagai platform media sosial, terutama TikTok.
Julukan ini disematkan pada Memed Potensio karena kontribusinya yang luar biasa dalam menghadirkan kualitas sound horeg yang ekstrem dan menghibur.
Pria berkelahiran Blitar ini dianggap sebagai sosok penting dalam dunia audio hiburan lokal.
Sehingga, banyak netizen menjulukinya “penemu sound horeg”.
Julukan ini juga muncul karena kebiasaannya yang disebut-sebut jarang tidur akibat kesibukan mengatur dan memasang sistem suara di berbagai acara, mulai dari hajatan hingga karnaval desa.
Perjalanan Karier Memed Potensio di Dunia Sound Horeg
Melansir dari berbagai sumber, diketahui bahwa Memed mulai aktif menggeluti dunia sound system secara profesional sejak tahun 2019.
Pria berusia 29 tahun tersebut merupakan bagian dari tim Brewog Audio, salah satu penyedia layanan audio yang cukup dikenal dalam lingkup hiburan rakyat.
Tugas utamanya tidak hanya sekadar memasang perangkat audio, namun juga mencakup pengaturan kelistrikan, pemeriksaan kabel, penyetelan amplifier, hingga memastikan suara yang keluar dari speaker sesuai dengan kebutuhan acara.
Pekerjaan ini tentu tidak ringan. Jadwal yang padat menuntut Memed untuk bekerja secara cepat dan akurat, sering kali harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain hanya dalam satu hari.
Tak sedikit acara yang harus dia tangani berturut-turut dalam waktu singkat.
Hal inilah yang diyakini menyebabkan waktu tidurnya sangat terbatas.
Ketika wajah lelahnya tertangkap kamera dalam berbagai video yang tersebar di media sosial, banyak warganet semakin yakin bahwa julukan “Thomas Alva Edi Sound” pas melekat padanya.
Wajah lesu serta mata sayu yang ia tampilkan di tengah hiruk-pikuk acara hiburan itu justru memperkuat citranya sebagai pekerja keras yang total menjalani profesinya.
Peran Vital dalam Dunia Hiburan Rakyat
Kehadiran sound horeg di acara-acara rakyat, terutama di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, sudah menjadi semacam tradisi.
Suara keras dan dentuman bass yang menghentak telah menjadi ciri khas hiburan lokal, baik di perayaan hari jadi desa, pesta pernikahan, hingga lomba-lomba dalam rangka HUT RI.
Dalam konteks inilah, peran Memed Potensio menjadi sangat penting.
Ia tak sekadar teknisi biasa, tetapi sekaligus aktor di balik layar yang memastikan setiap detail audio berjalan maksimal.
Viral di Medsos
Popularitas Memed tidak lepas dari pengaruh media sosial.
Berbagai potongan video pendek yang menampilkan dirinya tengah bekerja dengan wajah lelah namun tetap fokus mulai berseliweran di TikTok dan platform lain.
Dari sanalah lahir berbagai komentar jenaka dari warganet, yang menyandingkan namanya dengan Thomas Alva Edison sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya di bidang yang berbeda namun sama pentingnya bagi masyarakat.
Julukan “Thomas Alva Edi Sound” pun viral, membawa nama Memed Potensio semakin dikenal luas.
Operator Sound Horeg
Jadi kesimpulannya, Ahmad Abdul Aziz, atau yang kini lebih dikenal sebagai Memed Potensio, adalah sosok di balik nama viral Thomas Alva Edi Sound.
Meskipun bukan ilmuwan atau penemu seperti yang terkesan dari julukannya, ia merupakan tokoh yang dianggap berjasa dalam menghidupkan sound horeg.
Sementara, awal mula viralnya Memed yaitu kala beredarnya video dirinya yang nampak jarang tidur saat menangani sound horeg.***