
KABARJAWA – Warga Bantul gempar setelah menemukan seorang anak kecil berjalan sendirian di tepi jalan. Anak tersebut berjalan tanpa arah di kawasan Sewon, Bantul, pada Senin siang, 14 Juli 2025.
Polisi akhirnya mengungkap fakta mengejutkan di balik peristiwa itu. AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Kasi Humas Polres Bantul, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat.
Anak tersebut bernama Juan Nito Iskandar, berusia sekitar 9–11 tahun. Ia berjalan sendirian dari arah timur Ring Road Selatan, tepatnya dari simpang empat Druwo.
“Juan menyeberang jalan dengan langkah ragu,” ujarnya.
Sesampainya di Gapura Pelem Sewu, lajur selatan, warga melihatnya kebingungan. Seorang pak ogah mendekatinya dan membantu menyeberangkannya ke utara, menuju Gapura Glugo di Jalan Alimaksum.
Setelah menyeberang, pak ogah itu mengantarkan Juan ke Warung Makan ABD. Pengunjung warung yang tinggal di sekitar lokasi segera menenangkan Juan. Mereka menghubungi keamanan RT setempat untuk membantu proses penanganan.
Kabur dari Pondok karena Perundungan
Pihak keamanan RT lalu berkoordinasi dengan Babinsa dan Polsek Sewon. Polisi mengamankan Juan dan menunggu informasi identitas lengkapnya. Saat polisi menanyai Juan, ia hanya menyebut namanya. Ia mengaku tidak ingat alamat rumah maupun pondoknya.
Petugas mendalami keterangan Juan. Hasilnya, ia kabur dari Pondok Pesantren Madania Banguntapan karena mengalami perundungan. Juan mengaku menangis setelah bertengkar dengan temannya hingga nekat kabur tanpa tujuan.
Perwakilan Pondok Pesantren Madania Banguntapan akhirnya datang menjemput Juan di Polsek Sewon. Polisi memastikan kondisi fisik dan psikologis Juan dalam keadaan baik. Pihak pondok juga membenarkan Juan berasal dari Sleman, namun sejak balita ia tinggal di pondok tersebut.
AKP Jeffry menegaskan polisi berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu menyelamatkan Juan. Polisi juga berkoordinasi dengan Polsek Banguntapan untuk melakukan pengawasan dan pendampingan. Polisi memastikan keselamatan dan keamanan Juan tetap terjaga.
Viral di Medsos dan Respons Polisi
Bhabinkamtibmas Panggungharjo, Aipda Mulyadi, membenarkan bahwa nama anak tersebut adalah Juan Nito Iskandar sesuai informasi yang beredar. Juan kabur karena ada selisih paham dengan temannya di pondok.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah warga mengunggah video Juan yang kebingungan menyeberang jalan.
Video itu memicu simpati dan rasa prihatin warganet. Banyak yang menuntut agar pihak pondok lebih memperhatikan psikologis santrinya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan anak yang berjalan sendirian tanpa orang tua atau pengasuh. Polisi memastikan akan selalu hadir membantu setiap kejadian serupa di wilayah Bantul dan sekitarnya.