Operasi Zebra Semeru 2025 di Jatim Resmi Digelar: Mulai Jam Berapa Ada Razia?

Bagikan :
Ilustrasi Operasi Zebra Semeru 2025 yang resmi digelar hari ini (Pexels// Pixabay)

KabarJawa.com – Operasi Zebra Semeru 2025 kembali hadir di wilayah Jawa Timur dan menjadi sorotan para pengguna jalan, terutama mereka yang rutin melintas di Surabaya, Malang, dan kota lainnya.

Sejak Senin 17 November 2025, jajaran kepolisian telah mulai melakukan penindakan di berbagai titik yang dianggap rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Operasi ini berlangsung hingga 30 November 2025 dan menjadi salah satu agenda penting menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tujuan utama operasi ini tidak hanya sebatas menindak pelanggaran, tetapi juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

Melalui kegiatan ini, kepolisian ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas. Penindakan dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui tilang manual serta Electronic Traffic Law Enforcement yang beroperasi tanpa henti.

Jam Berapa Razia Dilakukan?

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul setiap kali ada operasi seperti ini digelar adalah soal waktu razia. Banyak pengendara ingin tahu kapan petugas berada di lapangan. Namun, hingga kini pihak kepolisian tidak pernah merilis jadwal pasti terkait jam pelaksanaannya.

Baca juga  Arus Lalu Lintas di Pasuruan Masih Lancar pada Hari Pertama Operasi Ketupat Semeru 2025

Yang jelas, kamera Electronic Traffic Law Enforcement atau alat penindakan elektronik bekerja sepanjang hari. Sistem ini aktif selama 24 jam penuh, termasuk malam hari. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan kapan pun mereka berada di jalan raya.

Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran

Di wilayah Malang, pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 dimulai pada hari yang sama, yaitu Senin 17 November 2025.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa operasi tahun ini memiliki fokus yang lebih tajam. Menurutnya, pelanggaran yang memiliki potensi besar menyebabkan kecelakaan adalah sasaran utama.

Ia menerangkan bahwa pengendara yang tidak menggunakan helm akan diprioritaskan dalam penindakan, begitu juga mereka yang melawan arus atau melaju tanpa sabuk keselamatan.

Ada pula perhatian serius terhadap pengendara di bawah umur, sepeda motor yang membawa lebih dari dua orang, serta kendaraan yang melaju melebihi batas kecepatan.

Pelanggaran lainnya seperti penggunaan knalpot yang tidak sesuai aturan, berkendara dalam pengaruh alkohol, hingga pelanggaran lain yang diatur dalam Undang Undang Lalu Lintas juga tidak luput dari perhatian.

Baca juga  Jalur Madiun ke Wisata Telaga Ngebel Ponorogo Tertutup Longsor Akibat Hujan Deras

Menurut AKP Bambang, seluruh penindakan dilakukan dengan pendekatan humanis. Petugas menggabungkan tilang manual, Electronic Traffic Law Enforcement, serta teguran langsung.

Harapannya, supaya warga masyarakat, khususnya para pengguna jalan dapat memahami alasan pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara.

Lokasi Penindakan dan Harapan ke Depan

Sementara, di Malang titik operasi tersebar di berbagai lokasi yang selama ini dikenal memiliki risiko kecelakaan tinggi. Ini, termasuk ruas jalan padat di wilayah hukum Polres Malang.

Adapun data Polres Malang mencatat bahwa sejak Januari hingga pertengahan November 2025 telah terjadi 723 kecelakaan dengan rincian 141 korban meninggal dunia, 10 korban luka berat, dan 1114 korban luka ringan.

Dan melalui Operasi Zebra Semeru 2025, kepolisian berharap masyarakat semakin menyadari bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid