KPK Tetapkan Bupati Ponorogo Tersangka: Diduga Terima Rp 2,6 Miliar dari Tiga Klaster Kasus Korupsi

Bagikan :
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko ditetapkan sebagai tersangka kasus suap (YouTube// KPK RI)

KabarJawa.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjadi sorotan publik.

Kali ini, operasi tersebut menyasar lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Penangkapan dilakukan sejak Kamis malam hingga Jumat, 7 November 2025, dan berhasil menjaring 13 orang, termasuk Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Usai ditangkap, Sugiri langsung digelandang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif pada Sabtu, 8 November 2025.

Setelah proses pemeriksaan berlangsung, KPK kemudian menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, dr. Yunus Mahatma, serta Sucipto.

Dugaan Suap dari Tiga Klaster Korupsi

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, KPK mengungkap bahwa Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko diduga menerima uang senilai total Rp2,6 miliar dari tiga klaster kasus korupsi berbeda.

Ketiganya meliputi dugaan suap dalam pengurusan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo, serta dugaan gratifikasi yang melibatkan sejumlah pihak terkait.

Baca juga  Rumah Ketua Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Digeledah KPK, Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari

“KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka,” kata Asep Guntur Rahayu pada Minggu, 9 November 2025.

Dari hasil penyelidikan awal, uang tersebut diterima secara bertahap melalui beberapa orang kepercayaan. Rinciannya, Rp900 juta berasal dari klaster pengurusan jabatan, Rp1,4 miliar dari proyek RSUD Ponorogo, serta Rp300 juta dari penerimaan lain yang dikategorikan sebagai gratifikasi.

KPK menduga praktik ini sudah berlangsung cukup lama dan melibatkan beberapa pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Bupati Sugiri Sancoko kemudian resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 9 November 2025. Penetapan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian penyidikan yang dilakukan berdasarkan bukti awal yang kuat dari hasil operasi tangkap tangan di lapangan.

Kekayaan Bupati Sugiri Capai 6 Miliar

Dugaan penerimaan suap tersebut membuat harta kekayaan Bupati Ponorogo kini menjadi sorotan publik.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang disampaikan pada 31 Maret 2025, Sugiri Sancoko tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp6,36 miliar.

Dari jumlah tersebut, porsi terbesar berasal dari aset berupa tanah dan bangunan yang mencapai nilai sekitar Rp5,78 miliar.

Baca juga  KPK Tegaskan Penyelidikan Dugaan Korupsi Renovasi Stadion Mandala Krida Terus Berjalan

Selain itu, Sugiri juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp218,9 juta, kas dan setara kas sebesar Rp204 juta, serta alat transportasi dan mesin dengan nilai sekitar Rp153 juta. Dalam laporannya, Sugiri tidak memiliki utang.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar kekayaan Bupati Ponorogo berada dalam bentuk aset tetap, terutama properti dan tanah.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid