Dulu Viral, Kini Patung Macan Putih Kediri Resmi Kantongi Hak Cipta

Bagikan :
Macan putih Kediri yang viral kini kantongi hak cipta (Instagram// Fakta Indo)

KabarJawa.com – Masih ingat soal patung macan di Kediri yang sempat viral beberapa waktu lalu? Patung Macan Putih yang terletak di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri ini memang sempat menjadi sorotan karena bentuknya yang dianggap unik dan berbeda dari patung macan pada umumnya.

Terbaru, dikabarkan bahwa patung yang sempat menjadi sorotan tersebut kini tidak lagi sekadar menjadi objek viral di media sosial.

Pasalnya, patung Macan Putih Desa Balongjeruk tersebut kini mendapatkan sertifikat hak cipta dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Timur.

Penyerahan sertifikat ini dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, dengan didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko pada Selasa, 13 Januari 2026 yang lalu.

Langkah Cepat Lindungi Ikon Desa

Kepala Desa Balongjeruk, Imam Syafii, menyambut baik status baru dari ikon desanya tersebut. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat pihak Kanwil Kementerian Hukum Jawa Timur dalam merespons kebutuhan perlindungan hukum bagi karya warganya.

Baca juga  SDN Pangongsean 1: Siswa Belajar di Parkiran Akibat Atap Roboh

Menurut Imam, respons cepat berupa pencatatan ciptaan ini sangat berarti karena mengukuhkan posisi Patung Macan Putih sebagai ikon resmi Desa Balongjeruk. Lebih dari itu, pencatatan hak cipta ini diharapkan menjadi pemicu semangat warga.

Perlindungan kekayaan intelektual ini dinilai menjadi penyemangat baru bagi masyarakat Balongjeruk. Tujuannya agar warga terus termotivasi menghasilkan karya-karya kreatif lainnya yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pelindungan kekayaan intelektual ini menjadi penyemangat bagi masyarakat Balongjeruk untuk menghasilkan karya-karya kreatif yang pada akhirnya bisa meningkatkan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya, dilansir KabarJawa.com pada Rabu, 14 Januari 2026.

Pentingnya Legalitas di Tengah Viralitas

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, menegaskan bahwa pencatatan hak cipta ini merupakan langkah strategis. Hal ini dinilai sangat krusial mengingat tingginya perhatian publik terhadap patung tersebut.

Haris menegaskan bahwa seni Patung Macan Putih yang menerima sertifikat hak cipta adalah bukti nyata bahwa potensi budaya lokal memiliki nilai dan kedudukan hukum yang setara dengan karya-karya besar lainnya.

Baca juga  Proyek Tol Probowangi Tetap Jalan di Tengah Efisiensi Anggaran, Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jawa Timur

Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual menjadi sangat krusial ketika sebuah karya menjadi viral dan memiliki nilai ekonomi.

Di tengah eksposur publik yang meningkat tajam, perlindungan hak cipta berfungsi sebagai benteng agar karya tersebut tidak disalahgunakan, diklaim sepihak oleh pihak luar, atau dimanfaatkan tanpa izin.

“Seni Patung Macan Putih yang hari ini menerima Sertifikat Hak Cipta adalah bukti bahwa potensi budaya lokal memiliki nilai dan kedudukan hukum yang sama dengan karya-karya besar lainnya,” ucapnya.

Membawa Berkah Ekonomi bagi Warga

Perjalanan Patung Macan Putih ini memang cukup unik. Awalnya, patung ini viral dan menjadi perbincangan karena bentuk wajahnya yang dinilai lucu dan tidak garang seperti macan pada umumnya. Namun siapa sangka, viralitas tersebut justru membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar.

Setelah ramai di media sosial, keberadaan patung ini sukses menggerakkan roda perekonomian warga lokal. Dilaporkan bahwa kawasan sekitar patung kini ramai oleh pedagang.

Dikabarkan bahwa, kini banyak warga yang berjualan merchandise bertema macan putih, mulai dari kaos hingga balon untuk anak-anak.

Baca juga  Layanan Berobat dan Persalinan Gratis di Puskesmas Lumajang Mulai Berlaku Besok

Tak hanya itu, pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi juga merasakan dampak positif dengan meningkatnya omzet penjualan mereka.

Intinya, keberadaan patung yang kini telah bersertifikat hak cipta tersebut dinilai mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar secara nyata.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya