
KabarJawa.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda baru saja merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur.
Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada periode Senin, 9 Februari 2026 hingga Selasa, 10 Februari 2026.
“Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Jatim,” demikian pengumuman resmi BMKG melalui Instagram @infobmkgjuanda, sebagaimana dilansir KabarJawa.com pada Minggu, 8 Februari 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi BMKG Juanda, berikut adalah rincian wilayah yang diprediksi terdampak.
Peringatan Dini Senin, 9 Februari 2026
Pada hari Senin, status peringatan didominasi oleh level Waspada. Belum ada wilayah yang masuk kategori Siaga atau Awas, namun sebaran hujan cukup merata.
Wilayah Status Waspada (Potensi Hujan Sedang – Lebat)
- Banyuwangi, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Pasuruan, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Magetan, Ngawi, dan Pacitan.
Wilayah Potensi Hujan Disertai Petir
- Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Trenggalek, Tulungagung, Magetan, Ngawi, dan Ponorogo.
Peringatan Dini Selasa, 10 Februari 2026
Pada hari Selasa, intensitas hujan diprediksi meningkat di beberapa titik. Terdapat beberapa wilayah yang naik status menjadi Siaga (Hujan Lebat – Sangat Lebat).
Wilayah Status Siaga (Potensi Hujan Lebat – Sangat Lebat)
- Harap berhati-hati bagi warga di wilayah Banyuwangi, Bondowoso, Kediri, Pasuruan, Probolinggo, dan Situbondo.
Wilayah Status Waspada (Potensi Hujan Sedang – Lebat)
- Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Jember, Jombang, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo.
Wilayah Potensi Hujan Disertai Petir
- Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Malang, Lamongan, Madiun, Malang, Mojokerto, Pamekasan, Pasuruan, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, dan Ngawi.
Rekomendasi dan Imbauan BMKG
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG Juanda menyampaikan beberapa rekomendasi penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Pertama, masyarakat diimbau untuk menghindari daerah yang rawan longsor dan banjir, terutama saat terjadi hujan deras pada siang atau malam hari.
Kemudian, pemerintah daerah dan warga diminta bergotong royong membersihkan sistem drainase dan saluran air. Pastikan resapan air berfungsi baik untuk menampung curah hujan intensitas tinggi.
Warga masyarakat juga diimbau agar menyiapkan perlengkapan darurat (tas siaga bencana) untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Terakhir yaitu imbauan untuk memanfaatkan musim hujan untuk menanam pohon sebagai investasi lingkungan, yang berfungsi memperkuat tanah (mencegah longsor) dan menambah area resapan air.
BMKG Juanda juga mengingatkan masyarakat supaya rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resminya seperti aplikasi Info BMKG, media sosial BMKG Juanda, atau menghubungi Call Center rsmi di nomor 196.***