
KabarJawa.com – Baru-baru ini, beredarnya video sosok menyerupai pocong yang membawa senjata tajam sempat memicu keresahan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Magelang.
Rekaman yang beredar melalui status WhatsApp hingga platform X itu memperlihatkan seseorang berpakaian serba putih berdiri di dekat jendela rumah sambil memegang senjata tajam sebelum akhirnya pergi meninggalkan lokasi.
Menanggapi viralnya video tersebut, Polresta Magelang memastikan informasi yang beredar tidak benar atau hoaks.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Wakasat Reskrim Toyib Riyanto. Ia pun menegaskan bahwa kabar mengenai kemunculan pocong bersenjata yang disebut-sebut sudah masuk wilayah Kajoran dan Kaliangkrik tidak sesuai fakta di lapangan.
Video Viral Sebabkan Warga Magelang Resah
Beberapa waktu lalu, beredar video di media sosial yang memperlihatkan sosok berpakaian putih menyerupai pocong dengan membawa senjata tajam.
Visual tersebut kemudian disertai berbagai narasi yang menyebut makhluk itu telah muncul di beberapa wilayah Magelang.
Penyebaran video secara berantai membuat sebagian masyarakat merasa takut dan khawatir. Lebih lagi, narasi yang beredar menyebut lokasi kemunculan sosok tersebut berada di kawasan Kajoran dan Kaliangkrik.
Situasi itu membuat aparat kepolisian turun tangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Polisi Tegaskan Informasi Pocong Bersenjata Tidak Benar
Menanggapi ramainya video tersebut, AKP Toyib Riyanto memastikan bahwa kabar itu merupakan informasi palsu. Polisi juga telah melakukan penelusuran terkait isi video dan narasi yang menyertainya.
“Terkait dengan beredarnya berita dan narasi pocong, ya pocong yang menggunakan sajam dan itu diketahui masyarakat di narasi tersebut, seolah-olah pocong itu sudah sampai di wilayah Kajoran dan Kaliangkrik,” ucapnya tak lama ini.
Menurut Toyib, Kapolresta Magelang telah memerintahkan jajarannya untuk segera menindaklanjuti informasi tersebut agar tidak semakin memicu keresahan warga.
Ia pun mengungkap bahwa Kapolresta Magelang telah memerintahkan anggotanya untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan, polisi memastikan bahwa informasi yang beredar tidak terbukti benar.
“Ternyata berita tersebut tidak ada, hoaks,” tegasnya.
Polisi Telusuri Penyebar Informasi Hoaks
Selain memastikan kabar tersebut palsu, aparat kepolisian juga tengah menelusuri akun yang pertama kali menyebarkan video dan narasi tersebut di media sosial maupun aplikasi percakapan.
“Kita masih telusuri akun yang menyebarluaskan info itu,” lanjutnya.
Warga Diminta Tetap Tenang dan Tidak Mudah Percaya Isu
Polresta Magelang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi viral yang belum terverifikasi. Warga juga diimbau tidak ikut menyebarkan video atau narasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Kami minta warga Magelang tetap tenang bahwasanya berita tersebut adalah tidak benar,” ucapnya.
Dengan adanya klarifikasi dari kepolisian, masyarakat diharapkan tidak lagi terpancing isu yang belum memiliki dasar fakta. Aparat juga memastikan akan terus memantau penyebaran informasi hoaks yang meresahkan publik.***