Rekayasa Lalu Lintas Kirab Keraton Surakarta Sabtu, 15 November 2025: Penutupan Jalan di Mana Saja?

Bagikan :
Jadwal penutupan jalan kirab Keraton Surakarta hari ini (Instagram// @dishubsurakarta)

KabarJawa.com – Menjelang pelaksanaan acara kirab di Keraton Surakarta, suasana Kota Solo mulai dipenuhi dengan berbagai persiapan.

Salah satu yang paling diperhatikan masyarakat adalah informasi rekayasa lalu lintas yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta.

Pengaturan arus kendaraan ini penting agar kegiatan kirab berlangsung lancar, sekaligus membantu warga yang hendak beraktivitas agar dapat menyesuaikan perjalanan mereka.

Dan belakangan, Dishub Surakarta telah membagikan informasi resmi mengenai jadwal pelaksanaan dan potensi penutupan jalan.

Pengumuman ini diberikan agar masyarakat tidak terkejut ketika menemui pengalihan arus di sejumlah ruas kota. Terlebih lagi, momen kirab biasanya dipadati pengunjung, sehingga pengguna jalan perlu lebih waspada ketika melintas di sekitar kawasan yang menjadi jalur kegiatan.

Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Kirab Keraton Surakarta Hari Ini

Berdasarkan informasi yang dirilis secara resmi, rekayasa lalu lintas akan dimulai pada:

  • Hari: Sabtu, 15 November 2025.
  • Jam: 11.00 WIB

Namun demikian, Dishub juga menegaskan bahwa waktu pelaksanaannya dapat berubah sewaktu waktu bergantung pada kondisi di lapangan.

Baca juga  Situasi Internal Keraton Surakarta Jadi Sorotan, KGPH Mangkubumi Minta Publik Bersabar Soal Penerus Takhta

Dengan kata lain, warga diimbau untuk tetap memperhatikan arahan petugas maupun pembaruan informasi yang mungkin muncul kemudian.

Penutupan Jalan di Mana Saja?

Kirab Keraton Surakarta akan melewati sejumlah ruas yang cukup dikenal masyarakat Solo. Rutenya berawal dari Karaton Kasunanan, kemudian bergerak melewati Jalan Supit Urang, Jalan Alun alun Utara, Jalan Pakoe Boewono, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, serta Jalan Yos Sudarso.

Rute tersebut kemudian diteruskan menuju Jalan Slamet Riyadi, kembali ke Jalan Pakoe Boewono, melintas lagi di Jalan Supit Urang, sampai akhirnya rombongan kembali memasuki kawasan Karaton Kasunanan.

Karena kirab bergerak cukup panjang, rekayasa lalu lintas jalan kemungkinan diberlakukan secara situasional mengikuti pergerakan rombongan.

Artinya, tidak semua ruas ditutup sekaligus. Hal semacam ini bertujuan agar kegiatan tetap berjalan dengan tertib tanpa menyebabkan kemacetan total di area kota.

Imbauan untuk Masyarakat

Bagi warga yang tetap harus bepergian, ada beberapa hal yang bisa dilakukan supaya perjalanan tetap lancar. Merencanakan rute sejak awal sangat disarankan, terutama untuk menghindari kawasan yang menjadi lintasan kirab.

Baca juga  PB XIII Wafat, Begini Tata Cara Pemakaman Raja Solo

Jika ingin menonton langsung, datang lebih awal dapat membantu mendapatkan posisi terbaik tanpa harus berdesakan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga barang pribadi karena suasana ramai sering membuat orang lebih mudah lengah. Tidak ada salahnya membawa topi atau payung, mengingat cuaca Kota Solo bisa berubah sewaktu waktu.

Melalui imbauannya, Dinas Perhubungan Surakarta mengajak masyarakat untuk saling berbagi informasi mengenai rekayasa lalu lintas ini.

Semakin banyak orang yang mengetahui pengaturan jalan, semakin kecil kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di satu titik. Warga juga diminta untuk mengikuti arahan petugas agar suasana kota tetap kondusif selama acara berlangsung.

Dengan kerjasama semua pihak, maka pelaksanaan kirab Keraton Surakarta diharapkan berjalan meriah tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid