
KabarJawa.com – Kabar duka menyelimuti lingkungan Keraton Surakarta Hadiningrat setelah Raja Keraton Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwana (PB) XIII Hangabehi, meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025, di usia 77 tahun.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar keraton dan masyarakat Jawa yang mengenalnya sebagai sosok bijaksana dan menjunjung tinggi tradisi leluhur.
Persiapan dan Proses Awal sebelum Pemakaman
Setelah kabar wafatnya PB XIII disampaikan, pihak keraton segera melakukan serangkaian persiapan sesuai adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sebelum jenazah disemayamkan, kabarnya akan dilakukan prosesi rukti jenazah, yaitu pemandian dan pembersihan jenazah secara adat dan keagamaan.
Proses ini rencananya berlangsung di Masjid Pujasumo, yang terletak di dalam kompleks Keraton Kasunanan Surakarta.
Prosesi Penyemayaman di Keraton Surakarta
Setelah prosesi pemandian selesai, jenazah PB XIII akan dibawa ke ruang Sasonomulyo di dalam kompleks Keraton Kasunanan Surakarta.
Tempat ini biasanya menjadi lokasi utama untuk prosesi penyemayaman, penghormatan terakhir hingga upacara pemberangkatan jenazah.
Selama masa penyemayaman, keluarga, kerabat, abdi dalem, dan masyarakat akan diberi kesempatan memberikan penghormatan terakhir.
Suasana haru biasanya menyelimuti pendapa keraton, dengan alunan gending pelan sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang raja.
Tata Cara Pemberangkatan Menuju Imogiri
Setelah seluruh prosesi adat dan penghormatan selesai dilakukan, jenazah Raja Surakarta akan diberangkatkan menuju Imogiri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Imogiri merupakan kompleks makam para raja Mataram dan keturunannya, termasuk para raja dari Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.
Pemakaman di Astana Raja-Raja Mataram
PB XIII rencananya akan dimakamkan di Astana Raja-Raja Mataram Imogiri, tempat peristirahatan terakhir para leluhur keraton.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, karena kompleks tersebut menjadi simbol persatuan dan kesinambungan tradisi antara raja-raja Mataram hingga keturunannya.
Menurut informasi yang beredar, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 4 November 2025, yang bertepatan dengan hari Selasa Kliwon dalam penanggalan Jawa.
Hari ini memiliki makna spiritual khusus bagi masyarakat Jawa, karena dipercaya sebagai waktu yang penuh berkah untuk mengantarkan seseorang ke peristirahatan terakhir.
Update Jadwal Pemakaman PB XIII
Belakangan ini, keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta telah memutuskan waktu resmi pemakaman Raja Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwana XIII. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat internal keluarga.
Berbeda dari kabar sebelumnya, pemakaman PB XIII rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025, pukul 08.00 WIB.
Sebelum dimakamkan, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di Masjid Pujosono pada Senin, 3 November 2025 pagi.
Informasi ini disampaikan langsung oleh adik PB XIII, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari atau yang dikenal dengan Gusti Moeng.
Ia menjelaskan bahwa setelah prosesi penyemayaman di Masjid Pujosono, jenazah akan diberangkatkan dari Keraton Kasunanan Surakarta menggunakan kereta menuju Loji Gandrung. Dari sana, perjalanan akan dilanjutkan menuju Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta.
Menurut Gusti Moeng, seluruh persiapan kini tengah dilakukan dengan seksama. Setelah jenazah tiba kembali di Keraton Kasunanan Solo, prosesi pemakaman akan langsung dipersiapkan dengan mengikuti tata cara adat yang berlaku.***