
KabarJawa.com – Gangguan pasokan listrik melanda sejumlah wilayah di kawasan Borobudur dan sekitarnya pada hari ini, Sabtu, 24 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan lapangan oleh tim KabarJawa.com, aliran listrik di area terdampak mulai padam sejak sekitar siang hari WIB.
Merespons kondisi tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Borobudur mengeluarkan pernyataan resmi.
Pihak PLN mengonfirmasi bahwa saat ini memang terjadi padam meluas di beberapa wilayah. Penyebab utama gangguan ini adalah cuaca ekstrem berupa angin kencang yang mengakibatkan banyak pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik.
“Saat ini petugas masih melakukan penanganan di lokasi terdampak dan proses perbaikan berjalan bertahap sesuai tingkat kerusakan,” demikian keterangan tertulis PLN ULP Borobudur pada Sabtu, 24 Januari 2026..
PLN menegaskan komitmennya untuk memulihkan pasokan listrik secepat mungkin. Kendati demikian, keselamatan petugas di lapangan dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam proses penormalan jaringan ini.
Borobudur Hari Ini Mati Listrik sampai Jam Berapa?
Bagi masyarakat yang bertanya-tanya kapan listrik akan kembali menyala, pihak PLN ULP Borobudur belum dapat memberikan jam pasti. Hal ini dikarenakan kondisi kerusakan yang bervariasi akibat tertimpa pohon.
Dalam pengumumannya, PLN menjelaskan bahwa estimasi penyalaan kembali baru akan diinformasikan setelah kondisi lapangan dinyatakan aman dan perbaikan selesai dilakukan.
Sembari menunggu proses perbaikan, PLN mengeluarkan imbauan keselamatan penting bagi warga. Warga masyarakat sekitar pun diminta untuk menjauh dari jaringan listrik yang terputus atau roboh.
Lebih lanjut, jika menemukan kabel yang menjuntai atau kerusakan jaringan, warga diimbau segera melapor kepada petugas.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat faktor alam ini. Untuk informasi lebih lanjut atau pelaporan darurat, pelanggan juga bisa diimbau untuk menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.
Dampak Siklon Tropis Luana
Sebelumnya, dilaporkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa keberadaan Siklon Tropis LUANA memberikan dampak tidak langsung berupa cuaca ekstrem di beberapa wilayah, salah satunya di Jawa Tengah.
Berdasarkan penjelasan resmi yang dirilis BMKG melalui akun Instagram @infobmkg, angin kencang ini dipicu oleh aktivitas Siklon Tropis Luana yang terpantau tumbuh dari Bibit Siklon Tropis 91S pada Sabtu (24/1) dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB.
Posisi siklon tersebut saat ini dilaporkan berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masuk dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta.
Meski pergerakannya terpantau menuju ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia, siklon ini memicu tarikan massa udara yang kuat.
Hal inilah yang menyebabkan angin kencang di pulau Jawa bagian tengah hingga timur, termasuk kawasan Borobudur dan sekitarnya. BMKG memprediksi dalam 24 jam ke depan, intensitas siklon ini akan menurun menjadi kategori Low.
Belum Diketahui sampai Kapan Listrik Borobudur Menyala
Jadi kesimpulannya, belum diketahui kapan pasokan listrik di Borobudur akan kembali seperti normal. Akan tetapi, berdasarkan keterangan PLN ULP Borobudur, diketahui bahwa pihaknya kini tengah memperbaiki jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem di wilayahnya.
Sementara, adanya cuaca ekstrem ini diketahui merupakan dampak tidak langsung dari adanya Siklon Tropis Luana, dimana fenomena tersebut diperkirakan akan berakhir dalam waktu dekat ini.***