
KabarJawa.com – Lawang Sewu menjadi salah satu penerima Anugerah Purwakalaghra Indonesia Museum Awards 2025.
Bangunan cagar budaya ini kembali mendapat pengakuan nasional berkat tata kelola dan pengembangan museum yang dilakukan secara konsisten.
Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi. Ia hadir bersama Vice President Optimization Asset KAI Wisata Anton Poniman, Manager Historic Building & Museum Otnial Eko Pamiarso, serta perwakilan Corporate Branding & Communication Riesta Junianti.
Eko Januardi menyampaikan bahwa KAI Wisata merasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menunjukkan bahwa langkah pelestarian heritage yang dilakukan sudah berada pada arah yang tepat.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa langkah kami dalam mengembangkan wisata museum serta menjaga bangunan bersejarah sesuai jalurnya. Lawang Sewu bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi ruang edukasi, ruang budaya, dan ruang publik yang terus kami hidupkan agar tetap relevan bagi generasi masa kini,” ujarnya.
Di bawah pengelolaan terstruktur, Lawang Sewu berkembang menjadi museum dengan pendekatan kuratorial modern.
Narasi sejarah perkeretaapian Indonesia ditampilkan melalui ruang-ruang yang memuat perjalanan kolonial, perkembangan transportasi, dan kilas balik perjalanan panjang PT KAI.
Transformasi Museum dan Penguatan Peran Budaya
Pengembangan Lawang Sewu berlangsung bertahap melalui sejumlah program yang disusun oleh KAI Wisata.
Konsep edukasi modern, tata ruang interaktif, pemanduan profesional, serta penyajian konten yang mudah dipahami generasi muda menjadi bagian dari strategi pembaruan.
Selain itu, program konservasi berkelanjutan dilakukan untuk menjaga struktur bangunan tanpa menghilangkan karakter aslinya. Inovasi storytelling berbasis visual, audio, dan konten digital turut menambah pengalaman berkunjung.
“Upaya tersebut membawa Lawang Sewu tampil sebagai museum yang tidak hanya hidup dari masa lalu, tetapi juga berlari mengikuti perkembangan zaman,” kata Eko.
Penghargaan Indonesia Museum Awards 2025 memperkuat posisi Lawang Sewu sebagai salah satu destinasi wisata budaya berpengaruh di Indonesia.
Dengan kurasi yang rapi dan standar pelayanan yang terus ditingkatkan, Lawang Sewu membuktikan bahwa museum dapat tampil modern tanpa mengabaikan nilai sejarah.
“Kami memberikan perhatian penuh pada pengelolaan, kuratorial, hingga pelayanan publik yang kami terapkan secara konsisten. Ke depan, kami akan memperkuat program konservasi dan menghadirkan pengalaman wisata budaya yang semakin imersif,” ujarnya.
Sebagai bagian dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Wisata terus memperluas perannya dalam pelestarian bangunan bersejarah dan museum perkeretaapian.
Program event budaya dan edukasi publik juga digencarkan agar museum menjadi ruang yang lebih mudah diakses masyarakat.
Dalam visi KAI Wisata, museum tidak lagi hanya menjadi ruang penyimpanan benda bersejarah, tetapi ruang belajar dan rekreasi budaya. Karena itu, transformasi Lawang Sewu diarahkan untuk menjadikannya pusat edukasi publik dan destinasi wisata yang mampu bersaing secara nasional.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga, merawat, dan mengembangkan Lawang Sewu sebagai simbol sejarah perkeretaapian Indonesia,” kata Eko.
Sejak Indonesia Museum Awards digelar pada 2012, hanya museum yang dinilai menonjol yang dapat masuk nominasi.
Pada 2025, Lawang Sewu memenangkan kategori Museum Komunikatif, yang menegaskan keberhasilannya menyampaikan pesan sejarah kepada publik masa kini.