
Kabarjawa – Kejadian tragis menimpa dua bocah kakak beradik di Kabupaten Magelang yang tewas tenggelam di Kolam Blumbang Gedhe, Dusun Santren, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan. Insiden ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan ketat terhadap anak-anak yang bermain di sekitar perairan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin siang (17/3/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. DMP (8) dan MSA (5), dua bocah laki-laki kakak beradik yang tinggal di Gunungpring, bermain di kolam tersebut bersama beberapa anak lainnya.
Awalnya mereka hanya bermain di tepi, namun tanpa disadari, mereka semakin mendekati bagian tengah kolam yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter. Diduga karena tidak bisa berenang, keduanya akhirnya tenggelam.
Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban bersama warga sekitar berupaya melakukan penyelamatan. Kedua bocah malang itu ditemukan tak lama setelah kejadian.
Mereka segera dibawa ke klinik NU Muntilan untuk mendapatkan pertolongan medis. Petugas klinik sudah berusaha melakukan tindakan pemacu jantung, namun sayangnya nyawa mereka tidak tertolong. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya sudah tidak memiliki denyut nadi saat tiba di klinik.
Kolam Bersejarah yang Berbahaya
Kolam Blumbang Gedhe memiliki sejarah panjang di Dusun Santren. Kolam berukuran 20 x 10 meter dengan kedalaman sekitar 4 meter ini sebenarnya tidak digunakan warga untuk berenang.
Keberadaan kolam yang minim pengawasan dan kedalamannya yang cukup berbahaya menjadi faktor risiko tinggi, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan berenang.
Warga setempat berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan meminta pihak terkait memasang rambu peringatan atau pagar pengaman di sekitar kolam untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, diperlukan perhatian lebih dari pihak berwenang untuk melakukan pengawasan rutin dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya bermain di area perairan tanpa pengawasan.
Tragedi tenggelamnya dua bocah kakak beradik di Kolam Blumbang Gedhe menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan anak-anak saat berada di area perairan, serta perlunya langkah pencegahan agar tidak ada lagi nyawa yang melayang akibat kelalaian. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.(Kabarjawa)