
KABAR JAWA – Selama arus balik mudik Lebaran 2025 ini, diperkirakan bahwa akan ada lonjakan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah titik lokasi, termasuk di kawasan Puncak, Bogor.
Sebab, setiap tahunnya, jalur ini memang selalu menjadi titik kepadatan arus lalu lintas, baik saat mudik maupun arus balik.
Guna mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi, kabarnya pihak kepolisian setempat akan menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way.
Namun, penting untuk dipahami bahwa penerapan sistem one way ini tidak dilakukan setiap hari dan tidak selalu mengikuti jadwal tetap.
Sebab, kebijakan ini bersifat situasional dimana akan bergantung pada kondisi kepadatan kendaraan yang melintas di jalur Puncak.
Oleh karenanya, bagi para pengendara yang hendak melintasi jalur ini, mengetahui jadwal perkiraan buka tutup arus sangatlah penting agar perjalanan tetap lancar dan tidak terhambat oleh aturan lalu lintas yang berlaku.
Jadwal One Way Puncak Bogor Selama Libur Lebaran 2025
Sistem buka tutup jalur di kawasan Puncak umumnya diterapkan untuk mengatur kepadatan lalu lintas, terutama saat volume kendaraan meningkat secara signifikan.
Jika kondisi lalu lintas masih tergolong normal, maka arus kendaraan tetap dibiarkan berjalan dua arah tanpa ada penerapan one way.
Berikut adalah jadwal perkiraan yang biasanya diberlakukan saat libur Lebaran:
1. One Way Menuju Puncak (Arah Ke Atas)
- Pukul 06:00 WIB – 12:00 WIB
Pada jam ini, kendaraan yang mengarah ke Puncak akan diberikan prioritas.
Dan jika kondisi jalanan tidak terlalu padat, maka sistem one way bisa tidak diberlakukan, sehingga arus lalu lintas tetap normal dalam dua arah.
Sebaliknya, apabila terjadi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, sistem one way akan diterapkan untuk mengurai kemacetan.
2. One Way Menuju Jakarta (Arah Ke Bawah)
- Pukul 12:30 WIB – 18:00 WIB
Arus kendaraan yang turun dari Puncak menuju Jakarta akan lebih diutamakan.
Jika jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta meningkat drastis, durasi one way bisa diperpanjang untuk menghindari kepadatan di jalur turun.
Kemudian, jika lalu lintas lancar, maka rekayasa lalu lintas tidak perlu dilakukan dan kendaraan bisa melintas seperti biasa.
Namun, pelru diingat bahwa jadwal di atas bukan jadwal tetap, melainkan perkiraan waktu yang biasanya digunakan oleh kepolisian untuk mengatur lalu lintas di kawasan Puncak.
Artinya, jika kondisi jalanan tidak mengalami kemacetan yang signifikan, maka ada kemungkinan rekayasa lalu lintas tidak akan diterapkan.
Cara Menghindari Kemacetan di Jalur Puncak
Selain memantau jadwal rekayasa lalu lintasnya, ada beberapa strategi yang bisa diikuti para pengguna jalan supaya perjalanannya tetap lancar dan nyaman. Berikut beberapa diantaranya.
1. Gunakan Jalur Alternatif
Selain jalur utama, ada beberapa rute alternatif yang bisa digunakan untuk menghindari kepadatan di jalur Puncak, misal:
- Tol Sentul Selatan-Babakan Madang-Pasir Angin
- Cileungsi-Jonggol-Cariu dengan rute Jakarta-Cianjur-Bandung
- Bukit Pelangi-Pasir Angin-Puncak
2. Patuhi Aturan Lalu Lintas
Kemudian, perlu diingat bahwa pihak kepolisian sering kali menerapkan aturan ganjil genap di kawasan Puncak, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis.
Maka dari itu, pastikan kendaraan yang digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku supaya terhindar dari sanksi.
3. Hindari Waktu Puncak Arus Balik
Jika memungkinkan, hindari bepergian pada saat puncak arus balik, yaitu sehari setelah libur Lebaran atau pada akhir pekan setelah Lebaran.
Sehinngga, disarankan untuk bepergian di luar jam sibuk supaya nantinya tak terjebak macet.
Nah, itu tadi penjelasan mengenai jadwal buka tutup one way Puncak hari ini lengkap dengan informasi penting mengenainya.***