INFO Rekayasa Lalu Lintas Festival Lampion Borobudur 2025: Ada Jalan Tutup di Mana Saja?

Bagikan :
Misteri Lempar Uang di Jalan Krumput Antara Mitos Tolak Bala dan Tradisi Turun Temurun
Festival Lampion Borobudur 2025 segera digelar, berikut info rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan (sumber gambar : ilustrasi: pixabay/jingoba)

KABAR JAWA – Simak informasi mengenai rekayasa lalu lintas Festival Lampion Borobudur 2025 yang akan digelar malam hari ini.

Seperti diketahui, puncak perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE akan disemarakkan dengan Festival Lampion Borobudur 2025 yang digelar pada malam Senin, 12 Mei 2025.

Ribuan umat Buddha, wisatawan lokal, hingga mancanegara diperkirakan akan memadati kawasan Candi Borobudur untuk mengikuti rangkaian prosesi suci dan pelepasan lampion yang menjadi daya tarik utama.

Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mengantisipasi potensi kemacetan akibat lonjakan pengunjung, Kepolisian Resor Magelang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan sepanjang jalannya acara.

Berikut informasi lengkap mengenai ruas jalan yang akan ditutup dan pengalihan arus lalu lintas selama Festival Lampion Borobudur 2025 berlangsung.

Rekayasa Lalu Lintas Festival Lampion Borobudur 2025: Jalan Tutup di Mana Saja?

Berdasarkan pengumuman resmi dari Satlantas Magelang, sejumlah ruas jalan akan mengalami penutupan dan pengalihan selama pelaksanaan Festival Lampion.

Baca juga  Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Diprediksi Terjadi Hari Ini, Banyumas Siaga

Penutupan ini diberlakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta, tamu undangan, dan masyarakat umum yang hadir dalam acara.

Penutupan Jalur Pagi Hari

Pada hari Senin pagi, 12 Mei 2025, kendaraan besar tidak diizinkan melintas di jalur Palbapang-Karet.

Bagi pengendara yang hendak melintasi rute ini, disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Blondo–Annur–Koramil.

Jalur yang Mengalami Rekayasa Saat Prosesi Berlangsung

Sejumlah ruas jalan yang akan diberlakukan sistem buka-tutup atau pengalihan arus meliputi:

  • Jalan Mendut
  • Jalan Elo
  • Jalan Karet
  • Jalan Annur
  • Jalan Koramil
  • Jalan Brojonalan
  • Jalan Area Bu Sum
  • Jalan Area Ngaran

Pengunjung yang telah memiliki tiket untuk menyaksikan pelepasan lampion, maupun peserta yang terlibat dalam prosesi, akan diarahkan menuju akses masuk dan area parkir melalui jalur KSB Kujon Borobudur.

Perlu dicatat bahwa skema rekayasa ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti situasi dan kondisi di lapangan.

Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan diminta untuk tetap memperhatikan informasi terbaru dari pihak kepolisian dan panitia penyelenggara.

Baca juga  Info Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kewek: Akses Ditutup, Jalan Alternatif Lewat Mana Saja?

Tips agar Tidak Terjebak Macet Saat Festival Lampion 2025

Untuk membantu masyarakat tetap nyaman dan terhindar dari kemacetan selama acara berlangsung, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

Ikuti Arahan dan Aturan Lalu Lintas dari Petugas

Hormati petunjuk petugas di lapangan, serta patuhi rambu-rambu dan jalur yang sudah ditentukan.

Gunakan Kendaraan Umum/Online

Bila memungkinkan, manfaatkan kendaraan umum seperti angkutan lokal atau online agar tidak terkena macet di sekitar lokasi.

Manfaatkan Jalan Alternatif

Kemudian, coblaah cari rute alternatif selain jalur utama yang terdampak penutupan untuk menghindari antrean panjang dan kemacetan.

Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Area Borobudur

Jadi kesimpulannya, rekayasa lalu lintas Festival Lampion Borobudur 2025 akan berlangsung di Jalan Mendut, Elo, Karet, Annur, Koramil, Brojonalan, Bu Sum & Ngaran.

Sementara itu, Jalan Palbapang-Karet akan ditutup pagi hari.

Walaupun begitu, perlu diingat sekali lagi bahwa jadwal bisa berubah sesuai dengan kebijakan pihak terkait.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?