
Kabarjawa – Puncak arus mudik! Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang tinggal tiga hari lagi, arus mudik di Kabupaten Banyumas terus mengalami peningkatan. Ribuan kendaraan pemudik dari berbagai daerah mulai memadati jalur utama, dengan dominasi kendaraan roda dua.
Situasi ini diprediksi mencapai puncaknya dalam 1-2 hari ke depan. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan oleh petugas untuk menghindari kemacetan panjang.
Volume Kendaraan Meningkat di Banyumas
Sejak beberapa hari terakhir, lonjakan volume kendaraan yang melintas di wilayah Banyumas semakin terlihat. Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas mencatat sekitar 91 ribu kendaraan telah masuk dan keluar wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 57 persen merupakan kendaraan roda dua dengan plat nomor dari luar kota.
Pos Pengamanan (Pos Pam) Ajibarang menjadi salah satu titik pemantauan utama bagi petugas kepolisian dan Dishub. Hingga pukul 13.00 WIB, arus lalu lintas di sekitar posko masih terpantau ramai lancar tanpa adanya penumpukan kendaraan yang signifikan.
Kemacetan Sempat Terjadi di H-4 Lebaran
Kepadatan kendaraan sempat terjadi pada Kamis (27/3) atau H-4 Idul Fitri, terutama pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Meski terjadi peningkatan arus, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan lalu lintas kembali normal dalam beberapa jam. Pemudik diimbau tetap waspada terhadap potensi lonjakan kendaraan yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Pihak kepolisian memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi mulai sore ini hingga Sabtu (29/3). Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan melalui traffic account Dishub Banyumas dan berkoordinasi dengan tim di exit tol Pejagan, Brebes.
Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk skema pengalihan arus jika diperlukan.
Barrier telah disiagakan di beberapa titik untuk mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif menuju Purwokerto atau Yogyakarta jika kepadatan meningkat secara signifikan.
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengamanan
Langkah-langkah rekayasa lalu lintas mulai diterapkan guna menghindari kemacetan panjang di jalur utama. Petugas di Pos Pam Ajibarang melakukan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas secara ketat.
Selain itu, sarana tambahan seperti rambu-rambu dan pengalihan jalur telah disiapkan untuk diterapkan sesuai kebutuhan.
Kesaksian Pemudik di Jalur Pantura
Salah satu pemudik asal Kebumen, Anggi (28), yang melakukan perjalanan dari Cikarang melalui jalur Pantura, mengungkapkan bahwa perjalanan yang ditempuhnya relatif lancar, meskipun sempat mengalami kemacetan di daerah Songgom.
Namun, titik kepadatan tersebut tidak berlangsung lama dan arus kendaraan kembali normal setelahnya.
Dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, arus mudik di wilayah Banyumas mengalami lonjakan yang signifikan. Petugas terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan perjalanan pemudik tetap lancar.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi hari ini dan besok, sehingga pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas guna menghindari kemacetan panjang.(Kabarjawa)