
Kabarjawa – Masyarakat di sekitar Jalan Suromenggolo, Bangunsari, Ponorogo, dikejutkan oleh peristiwa tak biasa pada Jumat siang (28/3). Seorang ibu muda tiba-tiba melahirkan di trotoar, didampingi suaminya yang kebingungan mencari pertolongan.
Beruntung, seorang bidan yang kebetulan berada di lokasi segera memberikan bantuan, sehingga proses persalinan berjalan dengan selamat.
Detik-Detik Kejadian yang Menghebohkan
Kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, tak lama setelah Salat Jumat. Ahmad Safii, seorang warga yang baru saja keluar dari masjid, mendengar teriakan minta tolong dari seorang ibu yang tampak kesakitan di trotoar. Bersama warga sekitar, ia segera menghampiri ibu tersebut.
Sang suami tampak panik dan mencoba menghubungi seseorang melalui ponselnya. Dalam situasi yang membingungkan, kebetulan seorang bidan yang sedang membeli buah di sekitar lokasi langsung sigap memberikan pertolongan.
Berkat bantuan bidan, ibu muda yang diketahui bernama Rohmawati (21) asal Kecamatan Sukorejo akhirnya berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki. Momen langka ini pun dengan cepat tersebar di media sosial dan menjadi viral.
Kondisi Ibu dan Bayi Setelah Persalinan
Bayi yang dilahirkan memiliki berat badan 1,1 kg dan panjang 42 cm. Diduga, bayi ini lahir prematur karena usia kandungan baru memasuki 32 minggu, sedangkan perkiraan kelahiran seharusnya masih sekitar satu bulan lagi.
Meski ibu dan bayinya dalam kondisi stabil, dokter di RSUD dr Harjono Ponorogo tetap melakukan observasi lebih lanjut.
Menurut dr Syifa Fadilla, plasenta belum sepenuhnya keluar sehingga membutuhkan tindakan medis tambahan. Selain itu, Rohmawati memiliki riwayat tekanan darah tinggi sejak awal kehamilan, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.
Berawal dari Permintaan Jalan-Jalan
Suami Rohmawati, Hari Santoso (23), mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, istrinya meminta untuk jalan-jalan ke rumah temannya. Mereka pun berangkat naik motor menuju lokasi yang dituju.
Namun, saat melintas di Jalan Suromenggolo, Rohmawati mendadak merasa sakit luar biasa di perutnya. Karena kesakitan, ia meminta suaminya menepi dan turun dari motor.
Hari yang panik sempat mencoba menghubungi teman untuk meminta bantuan, tetapi sebelum bantuan datang, istrinya sudah menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Beruntung, ada bidan di sekitar yang langsung turun tangan membantu persalinan.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kondisi darurat bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Keberuntungan berpihak kepada Rohmawati karena ada tenaga medis yang kebetulan berada di lokasi dan sigap menolongnya. Kini, ibu dan bayinya mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Peristiwa langka ini juga mengajarkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi situasi darurat, terutama bagi ibu hamil dengan kondisi khusus seperti tekanan darah tinggi atau kehamilan berisiko.
Semoga Rohmawati dan bayinya segera pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat.(Kabarjawa)