Bocah 12 Tahun Ditembak Tetangga karena Kolam Lele, Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Bagikan :
Bocah 12 Tahun Ditembak Tetangga karena Kolam Lele, Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Bocah 12 Tahun Ditembak Tetangga karena Kolam Lele, Berakhir Damai Lewat Restorative Justice(Sumber gambar: ilustrasi: Pinterest/mofasu)

Kabarjawa – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo. Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Alif menjadi korban penembakan senapan angin oleh tetangganya sendiri, Sumanto.

Kejadian ini dipicu oleh rasa kesal Sumanto lantaran kolam lele miliknya dijadikan tempat memancing oleh anak-anak sekitar.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan luka yang terlalu parah, dan kini kasusnya berakhir damai melalui proses Restorative Justice (RJ).

Kronologi Kejadian

Awal mula kejadian berangkat dari kekesalan Sumanto yang mendapati kolam lele miliknya sering dijadikan tempat memancing oleh anak-anak sekitar, termasuk Alif.

Kolam tersebut merupakan sumber mata pencaharian utama Sumanto untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

Amarah yang memuncak membuat Sumanto nekat menembak Alif menggunakan senapan angin kaliber 4,5, hingga mengenai lengan kiri bocah malang tersebut.

Beruntung, meski terkena luka tembak, peluru tidak sampai menembus tulang. Setelah menjalani operasi, Alif dapat kembali beraktivitas meski masih dalam perawatan di rumah sakit.

Proses Restorative Justice

Kasus ini akhirnya dibawa ke ranah hukum dan ditangani oleh Polres Ponorogo. Dalam penyelidikan, polisi mengumpulkan keterangan dari korban, saksi, dan terlapor. Namun, pihak keluarga Alif memilih untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

Baca juga  Longsor Susulan Kembali Tutup Jalur Pacitan-Ponorogo, Akses Lumpuh Total

Polisi kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak dan menghasilkan kesepakatan tertulis. Dalam proses Restorative Justice, pelaku bersedia menanggung seluruh biaya operasi dan perawatan Alif, yang sudah diterima oleh keluarga korban.

Imbauan Kepolisian

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menegaskan bahwa senapan angin kaliber 4,5 tidak memerlukan izin dari Perbakin atau pihak kepolisian karena penggunaannya hanya untuk hiburan berburu.

Namun, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan senjata ini, mengingat potensi bahayanya jika disalahgunakan.

Rudi juga berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Ia menegaskan bahwa tindakan menembak orang, meski dengan senapan angin, tetap masuk dalam kategori penganiayaan.

Kasus penembakan yang menimpa Alif menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya pengendalian emosi dan bijak dalam penggunaan senapan angin.

Berkat proses Restorative Justice, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan damai, dengan pelaku bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengutamakan penyelesaian konflik secara kekeluargaan tanpa kekerasan.(Kabarjawa)

Baca juga  Tragedi Kematian Ayah dan Anak di Blora: Motif Dendam Warisan Terungkap

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya