
KabarJawa.com– Lonjakan arus balik yang terjadi sejak pagi hari memaksa pihak kepolisian mengambil langkah cepat dan strategis.
Pihak yang berwenang memperpanjang Operasional Gerbang Tol (GT) Purwomartani hingga pukul 22.00 WIB pada Senin (24/3). Sebelumnya, GT hanya beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.
Kebijakan ini akan mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat, terutama di jalur arteri Jogja–Solo.
Perpanjangan Operasional Gerbang Tol Purwomartani
Kasubdit Kamsel Dirlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, menegaskan bahwa keputusan perpanjangan waktu operasional tersebut bersifat situasional dan menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak pagi hari dan terus mengalami lonjakan signifikan hingga sore hari.
“Arus balik hari ini memang mengalami peningkatan sejak pagi. Data sementara menunjukkan jumlah kendaraan yang melintas sudah melebihi 1.000 unit dan bahkan berpotensi menembus lebih dari 1.500 kendaraan dalam waktu singkat,” ujar Widya.
Tidak hanya itu, hingga pukul 18.00 WIB, total kendaraan yang tercatat masuk melalui GT Purwomartani sudah mendekati angka 17.000 unit.
Angka ini sesuai dengan prediksi sebelumnya, di mana volume kendaraan diperkirakan mencapai 17.000 unit dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Namun, realisasi di lapangan menunjukkan arus kendaraan tetap tinggi bahkan setelah waktu prediksi puncak terlampaui.
Kondisi ini berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas di sejumlah titik, khususnya di jalur arteri Jogja–Solo yang masih terpantau padat merayap.
Banyak pengendara memilih masuk melalui GT Purwomartani sebagai alternatif untuk mempercepat perjalanan menuju berbagai daerah tujuan.
“Sebagian besar kendaraan memang memilih masuk melalui GT Purwomartani. Hal ini yang menyebabkan kepadatan cukup signifikan di sekitar akses masuk tol,” jelas Widya.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif serta pengaturan lalu lintas secara dinamis.
Petugas di lapangan juga aktif mengarahkan kendaraan guna menghindari penumpukan yang lebih parah, baik di jalur arteri maupun di akses menuju gerbang tol.
Meski demikian, Widya menegaskan bahwa kebijakan perpanjangan operasional hingga pukul 22.00 WIB hanya berlaku untuk hari ini dan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi.
Jika lonjakan kendaraan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, tidak menutup kemungkinan kebijakan serupa akan kembali berlaku.
Para pengguna jalan sebaiknya tetap mematuhi arahan petugas serta mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari puncak kepadatan.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif apabila terjadi antrean panjang di akses menuju tol.
Dengan perpanjangan operasional ini, arus kendaraan dapat terurai secara bertahap dan perjalanan masyarakat selama masa arus balik dapat berlangsung lebih lancar dan aman. (ef linangkung)