
KabarJawa.com – Peserta MagangHUB Kemnaker 2026 mungkin bertanya-tanya berapa lama batas waktu mentor melakukan ACC atau menyetujui absen dan laporan harian.
Berdasarkan informasi resmi yang tersedia, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tidak mencantumkan batas waktu khusus, seperti 1×24 jam, 3 hari, atau 7 hari, untuk mentor menyetujui laporan harian peserta.
Yang sudah diatur adalah kewajiban peserta untuk menyampaikan laporan pelaksanaan pemagangan setiap hari melalui sistem yang terintegrasi dengan SIAPkerja.
Laporan tersebut setidaknya memuat kehadiran dan aktivitas harian selama magang. Ketentuan ini tercantum dalam Permenaker Nomor 8 Tahun 2025.
Sementara itu, Pusat Bantuan Kemnaker menjelaskan bahwa absensi dan laporan harian peserta dapat dilihat melalui akun mentor. Kemnaker juga menyediakan dashboard khusus mentor melalui Monev MagangHUB.
Apakah Ada Batas Mentor ACC MagangHUB 2026?
Belum ada ketentuan yang menyebut batas waktu mentor harus melakukan ACC laporan harian peserta.
Artinya, peserta tidak bisa berpatokan bahwa laporan yang belum disetujui dalam waktu 1×24 jam otomatis dianggap bermasalah.
Begitu juga tidak ada dasar resmi untuk menyebut laporan pasti harus di-ACC maksimal tiga atau tujuh hari.
Pusat Bantuan Kemnaker hanya menjelaskan bahwa laporan harian dapat dilihat oleh mentor. Dalam panduan yang tersedia, tidak disebutkan SLA atau batas waktu khusus untuk proses persetujuan mentor.
Karena itu, jika status laporan masih menunggu persetujuan, peserta tidak perlu langsung panik.
Apa kewajiban mentor?
Meski tidak ada batas waktu ACC yang dipublikasikan secara spesifik, mentor memang mempunyai peran dalam proses administrasi program.
Kemnaker, misalnya, dalam evaluasi akhir Magang Nasional Batch I menyebut mentor wajib menyetujui presensi dan laporan harian peserta.
Mentor juga memiliki tugas menyetujui laporan bulanan, memberikan penilaian bulanan dan akhir, serta menjalankan kewajiban lain dalam proses penutupan program.
Jadi, ACC mentor tetap penting, meskipun tidak ada angka tenggat tertentu yang bisa dijadikan patokan harian.
Apa Isi Laporan Harian MagangHUB?
Laporan harian merupakan catatan aktivitas peserta selama menjalani program. Berdasarkan Permenaker Nomor 8 Tahun 2025, laporan pelaksanaan program pemagangan disampaikan setiap hari dan memuat kehadiran peserta pemagangan serta aktivitas harian pemagangan.
Dalam praktiknya, pengisian aktivitas dapat disesuaikan dengan pekerjaan yang diberikan perusahaan. Pusat Bantuan MagangHUB juga menjelaskan bahwa pengisian laporan oleh peserta dapat disesuaikan dari perusahaan.
Karena itu, peserta sebaiknya menulis aktivitas secara singkat tetapi jelas. Tidak perlu membuat laporan seperti karya ilmiah.
Contohnya:
Aktivitas: Mengikuti briefing pagi bersama mentor, mempelajari alur kerja administrasi, kemudian membantu melakukan input data dokumen perusahaan.
Atau:
Aktivitas: Melakukan riset bahan artikel, menyusun outline, menulis draft, dan menyerahkan hasil tulisan kepada mentor untuk diperiksa.
Yang paling penting, laporan harus menggambarkan aktivitas yang benar-benar dilakukan pada hari tersebut.
Bagaimana Jika Laporan Harian Belum di-ACC Mentor?
Kalau laporan sudah dikirim tetapi belum mendapatkan persetujuan, langkah pertama adalah memastikan masalahnya bukan berasal dari sisi peserta.
1. Pastikan laporan sudah terkirim
Periksa kembali status laporan di akun MagangHUB. Pastikan laporan tidak masih tersimpan sebagai draft atau belum dikirim.
Jika memungkinkan, simpan tangkapan layar yang memperlihatkan tanggal dan status laporan.
2. Hubungi mentor
Jika laporan sudah terkirim tetapi beberapa hari belum disetujui, peserta dapat mengingatkan mentor secara sopan.
Contoh pesan yang bisa dikirim:
โSelamat pagi, Kak/Pak/Bu. Izin menginformasikan, laporan harian MagangHUB saya sudah saya kirim. Mohon dibantu dicek apabila sudah tersedia di dashboard mentor. Terima kasih.โ
Pesan sederhana seperti ini lebih baik daripada langsung menganggap sistem bermasalah.
3. Mentor dapat mengecek dashboard Monev
Kemnaker menyediakan dashboard untuk mentor melalui Monev MagangHUB. Pusat Bantuan Kemnaker mengarahkan mentor untuk mengakses dashboard tersebut melalui alamat yang disediakan.
Jika laporan tidak muncul di sisi mentor, persoalannya bisa berkaitan dengan sistem atau koneksi akun mentor dengan peserta.
4. Simpan bukti jika terjadi kendala
Apabila laporan sudah dikirim tetapi tidak kunjung diproses, peserta sebaiknya menyimpan:
- screenshot laporan;
- tanggal pengiriman;
- status laporan;
- bukti komunikasi dengan mentor;
- bukti jika terdapat gangguan pada sistem.
Dokumentasi ini berguna jika nantinya peserta perlu menjelaskan bahwa kewajiban laporan sudah dilakukan.
Apakah Laporan Belum ACC Memengaruhi Uang Saku?
Dalam pelaksanaan Magang Nasional, administrasi laporan dan presensi berkaitan dengan penyelesaian program.
Kemnaker menyebut pada tahap akhir Batch I bahwa peserta wajib menyelesaikan presensi terakhir, laporan bulanan, dan kuesioner sebagai bagian dari persyaratan pencairan uang saku.
Pada sisi mentor, persetujuan presensi dan laporan harian juga menjadi salah satu kewajiban dalam tahap akhir program.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa laporan harian yang belum di-ACC selama satu atau dua hari otomatis membuat uang saku tidak cair.
Tidak ada ketentuan resmi yang menyebut keterlambatan ACC harian dalam jangka waktu tertentu otomatis menggugurkan hak peserta.
Yang lebih aman adalah memastikan seluruh administrasi magang pada akhirnya lengkap dan telah disetujui sesuai ketentuan program.
Secara regulasi, bantuan pemerintah untuk program pemagangan diberikan kepada peserta dalam bentuk uang saku setiap bulan selama mengikuti program, paling lama enam bulan, dengan besaran yang ditetapkan.***