
Kabar Jawa – Merasakan penat dari rutinitas mingguan dan ingin memboyong seluruh anggota keluarga berlibur tanpa bikin kantong bolong? Kabupaten Ngawi di Jawa Timur adalah jawaban yang tepat!
Terletak persis di gerbang perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, Ngawi menyimpan deretan destinasi liburan ramah anak yang menyuguhkan perpaduan keasrian alam pegunungan, rekreasi air yang menyegarkan, hingga atraksi budaya kuno yang kaya nilai edukasi.
Banyak keluarga sering kali bingung memilih tempat rekreasi yang aman untuk anak-anak sekaligus menyenangkan bagi orang tua.
Di Ngawi, pilihan tempat wisatanya sangat beragam dan tertata rapi dalam panduan pembangunan daerah.
Yuk, intip alasan mengapa kota berpargon Ngawi Ramah ini wajib masuk daftar kunjungan akhir pekan Anda, lengkap dengan rekomendasi tempat wisata keluarga terfavoritnya!
Alasan Ngawi Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga Murah Meriah
Menurut riset ilmiah tentang strategi pariwisata daerah yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Kabupaten Ngawi memiliki letak yang sangat strategis di jalur perlintasan utama Pulau Jawa.
Wilayahnya dibagi menjadi dua koridor pengembangan pariwisata unggulan melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2020 tentang RIPPARKAB:
- Jalur Jatipangawitan (Sektor Utara & Tengah): Berfokus pada taman rekreasi keluarga, situs sejarah colonial, danau, hingga ruang terbuka hijau kota.
- Jalur Kenebejo (Sektor Selatan): Membentang indah di bawah rindangnya lereng Gunung Lawu dengan deretan kebun teh, air terjun alami, serta pemandangan hijau yang sejuk.
Selain lanskap yang bervariasi, keunggulan utama dari tempat wisata di Ngawi adalah harga tiket masuk yang sangat ramah kantong.
Rata-rata tarif masuk destinasi liburan di sini berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000 saja per orang. Fasilitas publiknya pun terus diperbaiki secara intensif oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat lokal.
Hasilnya, Anda dan keluarga bisa menikmati fasilitas rekreasi yang aman, bersih, dan memuaskan tanpa perlu khawatir pengeluaran membengkak.
6 Tempat Wisata Keluarga di Ngawi
Berikut adalah 6 tempat liburan keluarga terfavorit di Ngawi yang sudah terbukti populer dan menyajikan pengalaman liburan tak terlupakan:
1. Taman Wisata Tawun โ Pemandian Alami, Kolam Bulus, dan Area Rekreasi
Jika mencari paket komplit liburan keluarga, Taman Wisata Tawun di Kecamatan Kasreman (sekitar 7 km di timur Kota Ngawi) adalah pilihan utama.
Destinasi seluas 7 hektar yang dikelola langsung oleh Pemkab Ngawi ini menggabungkan konsep rekreasi modern dan konservasi alam.
Di sini, anak-anak bisa berenang sepuasnya di kolam renang alami Sendang Beji maupun area mini waterboom yang dilengkapi perosotan air.
Tak hanya itu, terdapat danau buatan dengan wahana perahu kano (bebek air), taman bermain anak, area outbond, hingga kolam khusus penangkaran bulus (kura-kura labi-labi khas Tawun) yang sarat nilai edukasi.
Menariknya, dalam kajian ilmiah dari Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga, Taman Wisata Tawun juga menjadi pusat tradisi budaya tahunan Keduk Beji setiap Selasa Kliwon setelah panen raya.
Dengan harga tiket masuk yang sangat murah meriah (sekitar Rp5.000), tak heran jika taman rindang ini selalu dipadati pengunjung setiap akhir pekan.
2. Taman Wisata Tirtonirmolo Waterpark โ Wahana Air Lengkap dan Permainan Anak
Bagi keluarga yang ingin memanjakan anak-anak dengan berbagai seluncuran air yang seru, Tirtonirmolo Waterpark yang terletak di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, adalah tempatnya.
Berada di lintasan Jalur Jatipangawitan, kolam renang buatan ini menawarkan fasilitas permainan air yang sangat memadai.
Tirtonirmolo dilengkapi dengan berbagai jenis kolam, mulai dari kolam anak berarus, ember tumpah, seluncuran spiral, hingga kolam renang dewasa.
Lingkungan sekitar kolam ditata rapi dengan ketersediaan gazebo-gazebo tempat orang tua bersantai mengawasi buah hati berenang.
Destinasi ini menjadi alternatif tempat rekreasi air modern yang selalu difavoritkan oleh keluarga lokal maupun wisatawan dari luar kota.
3. Alun-Alun Ngawi & Tugu Kartonyono โ Ruang Terbuka Hijau & Ikon Kota Malam Hari
Ingin menikmati suasana santai di malam hari bersama keluarga tanpa biaya tiket masuk? Datanglah ke Alun-Alun Ngawi yang terletak tepat di jantung pusat kota.
Alun-alun Ngawi merupakan salah satu ruang terbuka hijau (RTH) terluas di Jawa Timur yang tertata sangat bersih dan asri.
Pada sore hingga malam hari, tempat ini berubah menjadi pusat rekreasi keluarga yang hidup.
Anak-anak dapat menyewa mobil-mobilan lampu, berkejaran di lapangan rumput yang luas, atau mencoba berbagai permainan anak.
Sementara itu, para orang tua bisa mencicipi aneka jajanan kuliner lokal khas Ngawi di sekitar area taman.
Tak jauh dari alun-alun, Anda juga bisa bersua dan berfoto di kawasan Tugu Kartonyono, ikon persimpangan kota yang megah dan penuh kelap-kelip lampu indah di malam hari.
4. Pemandian Hargo Dumilah โ Kolam Renang Mata Air Gunung Lawu
Bergeser ke kawasan Jalur Kenebejo di selatan Ngawi, terdapat Pemandian Hargo Dumilah yang berlokasi di Desa Setono, Kecamatan Ngrambe.
Lokasinya yang berada tepat di lereng Gunung Lawu menjadikan tempat wisata ini memiliki hawa yang sangat sejuk dan menyegarkan.
Daya tarik utama Hargo Dumilah terletak pada air kolamnya yang bersumber langsung dari mata air pegunungan alami tanpa campuran kaporit.
Berenang di sini memberikan sensasi dingin dan segar yang alami. Didukung oleh latar belakang pemandangan hijau khas perbukitan, pemandian ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin menyegarkan badan sekaligus merilekskan pikiran dari kepenatan kota.
5. Seloondo Jeep Adventure โ Petualangan Seru Jelajah Lereng Gunung untuk Keluarga
Bosan dengan tempat rekreasi yang itu-itu saja dan ingin mencoba petualangan sedikit menantang? Bumi Perkemahan Seloondo di Kecamatan Jogorogo menyuguhkan pengalaman unik melalui wahana Jeep Adventure.
Di tempat ini, Anda dan keluarga bisa menyewa mobil jip terbuka untuk menjelajahi jalur pegunungan lereng Gunung Lawu, menembus rimbunnya hutan pinus, menyusuri tebing sungai kecil, hingga menikmati panorama alam spektakuler.
Jalur offroad yang disediakan tergolong aman namun tetap memacu adrenalin. Setelah puas menjelajah dengan jip, keluarga bisa bersantai menikmati udara bersih perbukitan di saung-saung kayu yang tersedia di area Seloondo.
6.Pasar Jadul Ahad Legi โ Wisata Kuliner Tradisional & Edukasi Budaya Kuno
Jika berencana liburan pada Minggu/Ahad Legi, pastikan untuk tidak melewatkan Pasar Jadul (Djadoel) yang berlokasi di dalam kawasan Taman Wisata Tawun.
Buka mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, pasar tradisional ini diciptakan oleh Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Karang Taruna dan Pokdarwis lokal untuk menghidupkan kembali nostalgia era tempo doeloe.
Berdasarkan publikasi riset dari Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dalam jurnal INSPIRE, Pasar Jadul mengusung konsep ramah lingkungan dan autentik.
Semua lapak pedagang menggunakan meja kayu lincak di bawah naungan deretan pohon bambu.
Pengunjung bisa menikmati ragam jajanan legendaris khas Ngawi yang mulai langka, seperti nasi tiwul, tepo, nasi pecel, cenil, gethuk, hingga kerupuk sermier.
Pembungkus makanannya pun wajib menggunakan daun pisang, daun jati, atau batok kelapa. Sambil bersantap kuliner, keluarga akan dihibur oleh iringan live musik keroncong atau karawitan yang syahdu.
Panduan Rute dan Transportasi Menuju Destinasi Wisata Ngawi
Mengunjungi berbagai objek wisata di Ngawi kini semakin mudah berkat infrastruktur jalan raya yang terus diperbaiki oleh Pemerintah Daerah melalui kolaborasi Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
1. Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor)
Ini adalah moda transportasi paling fleksibel untuk menjelajahi Ngawi. Akses dari pusat kota menuju destinasi jalur utara (seperti Tawun atau Tirtonirmolo) hanya memakan waktu 15โ20 menit dengan kondisi jalan halus beraspal.
Sementara untuk menuju tempat wisata di lereng Gunung Lawu (seperti Ngrambe dan Jogorogo), perjalanan membutuhkan waktu sekitar 45โ60 menit menyusuri rute pegunungan dengan penunjuk arah yang jelas.
2. Transportasi Umum
Jika menaiki angkutan umum seperti bus antarkota, Anda bisa turun di Terminal Kertonegoro Ngawi.
Dari terminal, Anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan kota (angkot), taksi lokal, ojek online/konvensional, maupun memanfaatkan jasa sewa mobil/travel agent yang direkomendasikan oleh dinas setempat.