
KabarJawa.com – Pada Selasa, 28 Oktober 2025 mendatang, seluruh masyarakat Indonesia akan kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97.
Momen bersejarah ini tidak hanya menjadi simbol semangat persatuan para pemuda Indonesia, tetapi juga menjadi ajang refleksi tentang peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.
Berbagai instansi, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat biasanya akan menyelenggarakan upacara bendera untuk memperingati hari penting ini.
Namun, setiap kali upacara digelar, sering kali muncul pertanyaan sederhana namun penting: “Sebenarnya, dress code upacara Hari Sumpah Pemuda itu pakai baju apa?”
Untuk menjawabnya, merangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan dan rekomendasi pakaian yang bisa dijadikan referensi agar penampilan tetap rapi, sopan serta sesuai dengan semangat nasionalisme.
Rekomendasi Pakaian Hari Sumpah Pemuda 2025
ASN dan Petugas Instansi Pemerintah
Bagi aparatur sipil negara atau pegawai instansi pemerintahan, biasanya seragam Korpri lengkap menjadi pilihan dalam mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda.
Pakaian ini sudah menjadi simbol kedisiplinan dan identitas pegawai negeri. Namun, jika instansi memiliki ketentuan berbeda, maka pakaian dinas harian (PDH) sesuai aturan lembaga juga dapat digunakan.
Tujuannya tetap sama, yakni menunjukkan wibawa dan profesionalisme saat mengikuti kegiatan kenegaraan.
Pelajar dan Mahasiswa
Para pelajar dan mahasiswa merupakan simbol utama dari semangat Sumpah Pemuda. Karena itu, umumnya mereka mengenakan seragam sekolah atau almamater kampus lengkap dengan atribut resmi.
Seragam mencerminkan disiplin, kesetaraan, dan kebanggaan sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Jika sekolah atau kampus memiliki instruksi tambahan, seperti mengenakan atribut merah putih atau selendang batik, hal tersebut dapat menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan pemuda 1928.
Organisasi dan Masyarakat Umum
Bagi masyarakat yang bukan bagian dari instansi pemerintah atau lembaga pendidikan, pilihan pakaian bisa lebih fleksibel namun tetap sopan.
Mereka bisa mengenakan pakaian adat daerah, batik, atau busana formal dengan atasan putih dan bawahan gelap.
Pakaian adat menjadi simbol kebinekaan Indonesia, sedangkan batik mencerminkan jati diri bangsa. Sementara busana putih hitam menggambarkan kesederhanaan dan kesatuan, sesuai semangat Sumpah Pemuda yaitu “Bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu, Indonesia.”
Jadi, memilih pakaian untuk upacara Sumpah Pemuda bukan hanya soal penampilan, tetapi juga wujud penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan para pemuda bangsa.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa rekomendasi dress code ini bersifat umum. Masing-masing instansi, sekolah, atau lembaga penyelenggara upacara biasanya akan mengeluarkan pengumuman resmi mengenai ketentuan pakaian yang harus dipatuhi.
Karena itu, peserta diimbau untuk tetap memperhatikan surat edaran atau instruksi yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara agar tidak terjadi kekeliruan.***