Mengenal Aksara Wilangan ‘Bilangan’: Bentuk dan Cara Penulisannya

Bagikan :
Ilustrasi Aksara Wilangan (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Jika kita menyelami kekayaan budaya Jawa, pembahasan mengenai bahasanya seolah tidak ada habisnya.

Salah satu aspek yang paling menarik adalah sistem penulisannya. Selama ini mungkin kita hanya akrab dengan Aksara Jawa dasar atau Hanacaraka. Namun, tahukah Anda bahwa ada banyak sekali jenis aksara lainnya?

Salah satu yang penting untuk diketahui adalah Aksara Wilangan. Sesuai dengan namanya, wilangan berarti bilangan. Jadi, Aksara Wilangan adalah jenis aksara khusus yang digunakan untuk menuliskan angka-angka dalam bahasa Jawa.

Untuk itu, berdasarkan inforamsi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah panduan mengenal bentuk dan cara penulisannya.

Mengenal Bentuk Dasar dari 1 hingga 0

Hal pertama yang perlu dipahami adalah wujud fisiknya. Aksara angka Jawa memiliki bentuk yang unik. Beberapa di antaranya memiliki kemiripan dengan aksara huruf biasa namun dengan sedikit modifikasi.

Berdasarkan pakem penulisan, berikut adalah bentuk-bentuk aksara angka Jawa mulai dari nol hingga sembilan beserta karakteristik visualnya agar mudah diingat:

  • Angka 1 (꧑): Bentuknya menyerupai aksara ‘ga’ yang diberi lelet.
  • Angka 2 (꧒): Mirip dengan aksara ‘nga’ yang diberi lelet.
  • Angka 3 (꧓): Menyerupai aksara ‘nga’ namun dengan tambahan sandhangan pengkal.
  • Angka 4 (꧔): Bentuknya seperti aksara ‘ma’ yang posisinya dimiringkan.
  • Angka 5 (꧕): Menyerupai aksara ‘ma’ namun dalam bentuk kurung atau lebih tertutup.
  • Angka 6 (꧖): Dikenal memiliki bentuk seperti aksara ‘e’ kara.
  • Angka 7 (꧗): Bentuknya sangat mirip dengan aksara ‘la’.
  • Angka 8 (꧘): Menyerupai bentuk aksara ‘pa’ murda (huruf kapital Jawa untuk Pa).
  • Angka 9 (꧙): Mirip dengan aksara ‘ya’.
  • Angka 0 (꧐): Bentuknya lingkaran seperti angka nol standar pada umumnya.
Baca juga  7 Ungkapan Basa-basi dalam Bahasa Jawa yang Masih Sering Digunakan Sehari-hari

Aturan Penting – Wajib Menggunakan ‘Pengapit’

Setelah mengenal bentuknya, kita masuk ke tata cara penulisannya. Ada satu aturan emas yang wajib diketahui oleh siapa saja yang hendak menulis angka Jawa.

Karena bentuk Aksara Wilangan ini sangat mirip dengan huruf Aksara Jawa biasa (Ha-Na-Ca-Ra-Ka), sering kali terjadi kebingungan saat membacanya jika angka tersebut berada di tengah kalimat. Pembaca bisa salah mengira itu adalah suku kata, bukan angka.

Untuk mengatasi masalah tersebut, penulisan angka Jawa di dalam kalimat wajib diapit oleh tanda baca khusus. Tanda ini disebut Pada Pangkat (꧇).

Bentuk tanda ini mirip dengan titik dua atau tanda petik. Fungsinya sangat krusial, yakni memberi sinyal kepada pembaca bahwa karakter yang berada di dalam tanda apit tersebut adalah angka, bukan huruf.

Contoh sederhananya, jika Anda ingin menulis “Tahun 2026”, maka strukturnya harus menjadi: Tahun ꧇2026꧇

Contoh Penerapan dalam Kalimat

Agar semakin jelas, mari kita lihat bagaimana angka-angka ini diterapkan dengan menggunakan tanda Pada Pangkat (꧇).

Baca juga  Teks MC Bahasa Jawa Acara Arisan Ibu-ibu RT/RW: Lengkap Awal hingga Akhir

Penulisan Angka Dasar:

  • Angka 12 ditulis: ꧇꧑꧒꧇
  • Angka 99 ditulis: ꧇꧙꧙꧇
  • Angka 365 ditulis: ꧇꧓꧖꧕꧇
  • Angka 1500 ditulis: ꧇꧑꧕꧐꧐꧇
  • Angka 1999 ditulis: ꧇꧑꧙꧙꧙꧇
  • Penulisan dalam Frasa:
  • Tahun 2020: ꦠꦲꦸꦤ꧀꧇꧒꧐꧒꧐꧇
  • Nomer 17: ꦤꦺꦴꦩꦼꦂ꧇꧑꧗꧇

Dengan memahami bentuk dan aturan tanda apitnya, kita bisa menuliskan angka tahun, nominal uang, atau jumlah barang dalam aksara Jawa dengan tepat dan tidak membingungkan pembaca. Nah, itulah penjelasan singkat mengenai Aksara Wilangan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid