Kosakata Warna dalam Bahasa Kromo: Merah, Kuning, Hijau, dll

Bagikan :
Ilustrasi kosakata warna dalam Bahasa Kromo (Pexels// Pixabay)

KabarJawa.com – Bahasa Jawa dikenal sebagai salah satu bahasa daerah yang memiliki tingkatan tutur yang sangat kompleks namun indah. Tingkatan ini dikenal dengan istilah Unggah-ungguh Basa.

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa, pemilihan kata sangat bergantung pada siapa lawan bicara kita. Hal ini juga berlaku saat kita menyebutkan nama-nama warna (werni).

Mungkin Anda sudah terbiasa menyebut “Abang” untuk merah atau “Ireng” untuk hitam. Namun, kata-kata tersebut masuk dalam kategori Ngoko yang hanya boleh digunakan kepada teman sebaya atau orang yang lebih muda.

Jika Anda berbicara dengan orang tua atau dalam situasi formal, menggunakan kata Ngoko bisa dianggap kurang sopan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mulai mempelajari nama-nama warna dalam Bahasa Jawa Kromo (Krama). Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut penjelasan lengkapnya.

Daftar Nama Warna dalam Bahasa Jawa Kromo

Agar tidak salah ucap saat berbicara dengan orang yang dihormati, berikut adalah tabel perbandingan nama warna dari Bahasa Indonesia ke Jawa Krama yang perlu Anda hafalkan.

Baca juga  Teks Khutbah Jumat 14 Maret 2025 Bahasa Jawa untuk Puasa Ramadhan: Link Download PDF
Bahasa Indonesia Jawa Krama 
Merah Abrit
Putih Pethak
Hitam Cemeng
Hijau Ijem
Kuning Jenar
Abu-abu Klawu
Biru Biru
Merah Muda (Pink) Jambon
Cokelat Soklat

Dengan demikian, bisa kita perhatikan bahwa perubahan drastis terjadi pada warna-warna primer seperti merah, putih, hitam, hijau, dan kuning.

Sedangkan untuk warna seperti biru, cokelat, atau abu-abu (klawu), kata-katanya cukup identik atau hanya mengalami sedikit penyesuaian pelafalannya.

Kapan Kita Harus Menggunakan Bahasa Krama?

Mungkin Anda bertanya, kenapa harus repot-repot mengganti istilah warna tersebut menjadi Krama? Jawabannya adalah Tata Krama. Bahasa Jawa Krama wajib digunakan dalam situasi-situasi berikut ini.

Berbicara dengan Orang Tua

Pertama-tama yaitu saat berkomunikasi dengan orang yang usianya lebih tua dari kita seperti kakek, nenek, ayah, atau ibu.

Berbicara dengan Orang Terhormat

Bahasa Krama juga diperlukan saat berbicara kepada mereka yang memiliki kedudukan lebih tinggi atau dihormati secara sosial. Misalnya, guru, atasan di kantor, atau tokoh agama.

Orang Asing atau Orang Baru Dikenal

Saat bertemu orang yang belum kita kenal akrab, menggunakan Krama menunjukkan sikap segan dan menghargai privasi orang tersebut.

Baca juga  Kumpulan Kosakata Benda-benda di Sekolah dalam Bahasa Jawa hingga Kromo

Acara Resmi

Dalam rapat desa, upacara adat, atau pidato sambutan, Bahasa Krama adalah standar komunikasi untuk menunjukkan formalitas.

Jadi kini kita tahu bahwa tujuan penggunaannya sebenanrya sangat mulia, yaitu untuk menjaga kesopanan, menunjukkan rasa hormat, dan menempatkan lawan bicara pada posisi yang mulia.

Catat Nama-namanya

Jadi kesimpulannya, nama-nama warna dalam Bahasa Kromo adalah Abrit (Merah), Jenar (Kuning), Ijem (Hijau), Cemeng (Hitam), dan Pethak (Putih). Sementara itu, untuk warna lainnya seperti yang sudah disebutkan di atas.

Dengan menguasai kosakata sederhana ini, maka kita tak hanya belajar bahasa, tetapi juga belajar menghargai orang lain melalui budaya unggah-ungguh Jawa.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya