
Kabarjawa – Lailatul Qadar menjadi malam yang paling dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Malam yang penuh berkah ini menawarkan ampunan dosa dan pahala yang berlimpah bagi siapa saja yang menghidupkannya dengan ibadah.
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah melaksanakan Salat Lailatul Qadar, salat sunnah yang dilakukan pada malam-malam terakhir Ramadan. Yuk, simak tata cara lengkapnya!
Keutamaan Salat Lailatul Qadar
Salat Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa. Barang siapa yang melaksanakannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Malam ini juga menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampunan serta keberkahan.
Niat Salat Lailatul Qadar
Sebelum memulai salat, pastikan membaca niat terlebih dahulu sesuai jumlah rakaat yang ingin dikerjakan:
- Niat Salat 2 Rakaat: “Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahita’ala.” Artinya: “Saya niat sholat sunah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
- Niat Salat 4 Rakaat: “Ushalli sunnata lailatil qadri arba’arakaatin lillahi ta’aalaa.” Artinya: “Saya niat salat sunah Lailatul Qadar empat rakaat karena Allah Ta’ala.”
Jika salat berjamaah, tambahkan “imaman” (sebagai imam) atau “makmuman” (sebagai makmum) sebelum “lillahi ta’ala”.
Tata Cara Salat Lailatul Qadar
Salat ini bisa dilakukan dua rakaat atau empat rakaat. Berikut tata cara untuk dua rakaat:
- Membaca niat salat.
- Takbiratul ihram, lalu membaca doa iftitah.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Al-Fatihah.
- Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti salat pada umumnya.
- Bangkit untuk rakaat kedua.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Al-Fatihah.
- Menyelesaikan salat hingga salam.
Setelah salam, dianjurkan membaca istighfar sebanyak 70 kali dengan lafal “Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi,” yang artinya, “Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya.”
Doa Setelah Salat Lailatul Qadar
Setelah melaksanakan salat, bacalah doa Lailatul Qadar yang diajarkan oleh Rasulullah SAW: “Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.” Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku.”
Waktu Pelaksanaan Salat Lailatul Qadar
Salat ini dapat dilaksanakan setelah Salat Isya hingga sebelum Salat Subuh, sekitar pukul 20.30 hingga pukul 04.30. Karena malam Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, disarankan untuk melaksanakannya pada 10 malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Salat Lailatul Qadar adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadan. Dengan melaksanakan salat ini, umat Islam berkesempatan meraih pahala yang berlimpah dan pengampunan dosa.
Jangan lewatkan malam istimewa ini untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.Semoga kita semua dipertemukan dengan Lailatul Qadar tahun ini. Aamiin.(Kabarjawa)