
Kabar Jawa – Hilangkan bau prengus pada daging kambing dengan cara sederhana dan alami. Simak tips lengkapnya agar olahan Idul Adha jadi lebih lezat dan menggugah selera!
Saat merayakan Hari Raya Idul Adha, hidangan berbahan dasar daging qurban seperti kambing menjadi menu andalan di banyak rumah.
Sayangnya, bau prengus khas kambing kerap menjadi kendala saat proses memasak. Bau yang menyengat ini sering membuat orang enggan mengolahnya, apalagi jika tak tahu teknik pengolahannya yang tepat.
Namun, jangan khawatir. Dengan mengikuti langkah-langkah tertentu, bau tidak sedap pada daging kambing bisa dikurangi secara signifikan, bahkan dihilangkan.
Berikut ini adalah panduan lengkap dan praktis untuk mengurangi bau prengus dan membuat daging kambing lebih empuk dan nikmat saat diolah.
Pahami Penyebab Bau Prengus Kambing
Sebelum masuk ke langkah-langkah praktis, penting untuk memahami apa penyebab utama dari bau prengus pada daging kambing. Berdasarkan jurnal dari Universitas Nusa Cendana, bau menyengat ini berasal dari asam volatil dalam lemak kambing yang bereaksi dengan oksigen. Kandungan asam volatil pada kambing lebih tinggi dibandingkan dengan hewan lain seperti sapi, sehingga aromanya cenderung lebih tajam.
Langkah-Langkah Menghilangkan Bau Prengus pada Daging Kambing
1. Kurangi Lemak pada Daging
Lemak adalah sumber utama aroma prengus pada kambing. Lemak ini umumnya berwarna putih dan menempel pada bagian luar daging.
Sebaiknya buang sebagian besar lemak tersebut sebelum mulai memasak. Namun jangan buang semuanya, karena lemak juga menyumbang rasa gurih. Dengan mengurangi lemak secukupnya, aroma tak sedap bisa ditekan tanpa mengorbankan cita rasa.
2. Hindari Mencuci Daging Langsung
Kebanyakan orang mencuci daging sebelum diolah. Tapi khusus untuk kambing, langkah ini justru bisa memperparah bau amis dan membuat daging lebih alot.
Sebaiknya bersihkan daging cukup dengan tisu atau lap bersih. Jika tetap ingin merebusnya, gunakan air suhu ruang agar daging melepaskan kotorannya secara perlahan.
3. Gunakan Perasan Jeruk Nipis Bila Terlanjur Dicuci
Jika Anda sudah terlanjur mencuci daging, jangan panik. Perasan jeruk nipis bisa menjadi penawar bau yang efektif.
Jeruk nipis mengandung senyawa antibakteri alami yang mampu menetralisir aroma tidak sedap. Cukup balurkan air jeruk nipis pada permukaan daging dan diamkan selama 30 menit sebelum diolah.
4. Taburkan Garam untuk Marinasi Sementara
Garam juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pengurang bau prengus. Fungsinya membantu menyerap kelembaban berlebih dari permukaan daging yang menjadi sarang aroma amis. Lumuri daging dengan garam dan diamkan selama satu jam agar hasilnya maksimal.
5. Potong Daging Berlawanan Arah Serat
Cara memotong daging juga memengaruhi bau dan tekstur. Potonglah daging berlawanan arah dengan serat untuk memudahkan proses pemasakan dan mempercepat keluarnya bau amis dari dalam serat-serat daging.
6. Gunakan Rempah-rempah Saat Merebus
Rempah-rempah bisa menjadi senjata ampuh untuk mengusir bau kambing. Saat merebus, masukkan serai, daun jahe, daun kemangi, atau cengkeh untuk menyamarkan bau prengus. Selain menambah aroma sedap, rempah ini juga memberi cita rasa khas pada daging.
Rempah seperti ketumbar dan kunyit pun bisa dijadikan pilihan. Ketumbar mampu menyerap aroma tidak sedap saat daging direndam selama 30 menit. Sementara kunyit cocok untuk hidangan seperti gulai karena warnanya yang kuning dan rasa khasnya.
7. Gunakan Buah Nanas sebagai Pengempuk dan Penghilang Bau
Nanas adalah bahan alami yang efektif untuk melembutkan daging sekaligus mengurangi bau. Parut nanas dan balurkan pada daging, lalu diamkan 10–30 menit. Namun, hati-hati dengan waktu perendaman karena terlalu lama bisa membuat daging hancur saat dimasak.
8. Alternatif Lain: Gunakan Mentimun
Tak punya nanas? Mentimun juga bisa menjadi alternatif. Getah pada mentimun diketahui dapat menyerap bau tidak sedap. Parut mentimun dan balurkan ke daging, lalu diamkan beberapa saat sebelum dibilas dan dimasak.
9. Simpan Daging di Suhu yang Tepat
Jika tidak langsung diolah, simpan daging kambing di lemari pendingin agar kesegarannya terjaga dan aroma prengus tidak semakin tajam.
Di suhu 5 derajat Celsius, daging bisa bertahan 3–5 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, simpan di freezer dengan suhu minus 15 derajat Celsius atau lebih rendah agar bertahan hingga satu bulan.
Penutup
Mengolah daging kambing tidak perlu jadi pekerjaan yang merepotkan. Dengan mengetahui teknik-teknik dasar mengurangi bau prengus, siapa pun bisa menikmati kelezatan daging kambing tanpa terganggu oleh aroma yang menyengat.
Cobalah beberapa metode di atas yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selamat memasak dan selamat merayakan Idul Adha dengan hidangan yang lezat dan bebas bau!***