
KabarJawa.com – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-110 akan segera dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Mei 2026 mendatang.
Dalam menyambut momen bersejarah ini, berbagai rangkaian kegiatan peringatan biasanya akan digelar di tingkat desa, kapanewon hingga kabupaten, termasuk pelaksanaan upacara bendera dan tasyakuran.
Dalam setiap kegiatan formal maupun semi-formal tersebut, tentu akan ada sesi penyampaian amanat atau sambutan dari tokoh masyarakat, kepala instansi, maupun panitia penyelenggara.
Mengingat pentingnya momen ini, isi pidato idealnya selaras dengan tema besar yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Sleman tahun ini, yakni “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”.
Dan bagi Anda yang diberi mandat atau bertugas untuk memberikan pidato sambutan, berikut KabarJawa.com sajikan teks sambutan yang komprehensif, padat, dan bisa Anda jadikan referensi.
Contoh Sambutan Hari Jadi Kabupaten Sleman 2026 Sesuai Tema
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang saya hormati pimpinan dan anggota (Sebutkan nama pimpinan atau anggota yang dituju) para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia.
Yang saya banggakan, segenap masyarakat Kabupaten Sleman di manapun berada.
Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 tahun 2026.
Momentum peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi titik refleksi perjalanan panjang Kabupaten Sleman dalam membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga harmoni sosial yang telah terjalin dengan baik selama ini.
Seratus sepuluh tahun bukanlah usia yang singkat. Dalam kurun waktu tersebut, telah banyak capaian yang diraih, sekaligus tantangan yang dihadapi dengan penuh semangat kebersamaan.
Hadirin yang berbahagia,
Pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 tahun ini, kita mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”.
Tema ini mengandung makna yang sangat dalam dan relevan dengan kondisi saat ini. “Nggendong” mencerminkan sikap penuh kasih, kepedulian, dan keikhlasan dalam merawat serta menjaga sesama.
Sementara “Mikul” menggambarkan tanggung jawab besar yang harus dipikul bersama demi keberlangsungan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Adapun frasa “Murih Rahayuning Sleman” bermakna harapan dan upaya bersama untuk mewujudkan keselamatan, ketenteraman, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sleman.
Dengan demikian, tema ini mengajak kita semua untuk memiliki sikap siap merawat sekaligus memikul tanggung jawab bersama demi terciptanya keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sleman.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kita tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Sleman yang semakin maju dan sejahtera.
Hadirin yang saya hormati,
Selama perjalanan pembangunan, Kabupaten Sleman telah menunjukkan berbagai kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur.
Namun demikian, kita juga menyadari bahwa masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama.
Oleh karena itu, melalui momentum Hari Jadi ke-110 ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Sleman.
Mari kita jadikan semangat “Nggendong Mikul” sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga, lingkungan masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing.
Dengan saling menguatkan, saling membantu, dan saling bertanggung jawab, kita optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Selain itu, kita juga perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Kemajuan teknologi harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperluas peluang ekonomi, serta memperkuat daya saing daerah.
Hadirin yang berbahagia,
Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Sleman.
Baik itu aparatur pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pelaku usaha, petani, pekerja, hingga seluruh lapisan masyarakat yang telah bekerja keras dan memberikan dedikasi terbaiknya.
Semoga segala upaya dan kerja keras kita menjadi amal ibadah serta membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.
Akhir kata, marilah kita jadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Sleman yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera.
Dengan semangat “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”, kita yakin dapat mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi generasi yang akan datang.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu sekalian.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nah, itulah tadi teks lengkap sambutan upacara peringatan HUT Kabupaten Sleman 2026 yang bisa Anda jadikan contoh.***