
KabarJawa.com – Mewakili keluarga yang sedang berduka untuk memberikan sambutan pelepasan jenazah terkadang menjadi tugas yang berat.
Pasalnya, di momen yang penuh emosi ini, kata-kata yang disampaikan haruslah menyejukkan, ringkas, dan memuat poin-poin syariat yang penting.
Dan bagi Anda yang diminta menjadi wakil keluarga atau tokoh masyarakat untuk melepas kepergian almarhum/almarhumah, berikut adalah KabarJawa.com sajikan teks pidato yang bisa Anda jadikan contoh.
Contoh Teks Pidato Pelepasan Jenazah
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الـحَمْدَ للهِ ، نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
أَمَّا بَعْدُ
3x (إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ)
Yang kami hormati para Alim Ulama, para Kiai, Ustaz, dan Tokoh Masyarakat yang kami muliakan. Bapak-bapak, Ibu-ibu, para pelayat, dan handai taulan sekalian yang dirahmati Allah SWT.
Hadirin sekalian, Pada hari ini, (Sebutkan Hari dan Tanggal), kita semua berkumpul di sini dengan hati yang tunduk untuk bertakziah sekaligus melepas kepergian saudara/orang tua/sahabat kita tercinta, Bapak/Ibu/Saudara (Sebutkan Nama Almarhum/Almarhumah) bin/binti (Nama Ayah Kandung).
Kematian adalah nasihat terbaik bagi kita yang masih hidup. Hari ini kita mengantar jenazah, mungkin esok atau lusa, giliran kitalah yang akan diantar. Oleh karena itu, marilah kita lepas kepergian almarhum/almarhumah dengan hati yang ikhlas dan rida menerima ketetapan Allah SWT.
Saya di sini berdiri mewakili segenap ahli waris dan keluarga besar almarhum. Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, bantuan, dan doa yang Bapak Ibu berikan, mulai dari perawatan jenazah hingga proses pemakaman nanti. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak Ibu sekalian.
Kedua, sebagai manusia biasa, tentu semasa hidupnya almarhum/almarhumah tidak luput dari khilaf dan salah. Baik itu dalam tutur kata, tingkah laku, maupun pergaulan sehari-hari.
Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami memohonkan maaf yang seluas-luasnya untuk almarhum. Sudilah kiranya Bapak Ibu sekalian membukakan pintu maaf agar perjalanan almarhum menghadap Sang Khalik menjadi ringan dan lapang.
Hadirin sekalian, Sebelum jenazah kita berangkatkan, marilah sejenak kita menundukkan kepala, bermunajat memohon ampunan untuk almarhum/almarhumah.
- *(Doa untuk Jenazah Laki-laki) :
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
“Ya Allah! Ampunilah almarhum (jenazah laki-laki),berilah dia rahmat-mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya.”
- *(Doa untuk Jenazah Perempuan):
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
“Ya Allah! Ampunilah almarhumah (jenazah perempuan),berilah dia rahmat-mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya.”
Akhir kata, marilah kita hantarkan jenazah saudara kita ini menuju tempat peristirahatannya yang terakhir di TPU (Sebutkan Nama Makam) dengan iringan kalimat Tauhid.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, jenazah almarhum/almarhumah Bapak Ibu (Sebutkan Nama) kami berangkatkan.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Perlu diingat bahwa teks di atas hanyalah contoh, sehingga Anda perlu menyesuaikannya kembali, termasuk soal bagian doanya.
Nah, itulah tadi teks pidato pemberangkatan jenazah, lengkap sambutan hingga doa yang bisa Anda jadikan referensi.***