
KABAR JAWA – Di hari ke-26 ini, bulan puasa Ramadhan akan segera berakhir, namun semangat untuk beribadah jangan sampai berkurang.
Adapun salah satu hal yang sering kali menjadi perhatian di bulan suci ini adalah rezeki.
Banyak yang berpikir bahwa rezeki hanya sebatas uang atau harta benda, padahal dalam Islam, rezeki mencakup lebih dari itu.
Sebenarnya sezeki bisa berupa kesehatan, keluarga yang harmonis, kegiatan berfaedah hingga kemudahan dalam menjalani hidup.
Sementara itu, ada banyak amalan yang bisa menjadi wasilah (perantara) untuk mendapatkan keberkahan rezeki, terutama saat kita berpuasa.
Nah, pada kultum subuh kali ini, sudah sepatutnya untuk membahas tentang amalan-amalan penarik rezeki yang dapat kita lakukan selama puasa.
Dengan memahami bahwa rezeki datang dalam berbagai bentuk, kita akan semakin bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.
Untuk itu, berikut adalah contoh teks kultum subuh mengenai amalan penarik rezeki.
Contoh Teks Kultum Subuh Hari ke-26 Ramadhan Tema Amalan Penarik Rezeki
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan hingga hari ke-26 Ramadhan ini.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Di bulan Ramadhan ini, kita sering kali mendengar tentang rezeki.
Namun, penting bagi kita untuk memahami bahwa rezeki tidak hanya berupa harta dan uang.
Sesungguhnya, rezeki mencakup banyak hal, misalnya diberikan jiwa dan raga yang sehat, keluarga harmonis, berkesempatan mengikuti kegiatan positif, serta kemudahan dalam menjalani hidup kita sehari-hari.
Jadi, semua itu adalah karunia dari Allah yang harus kita syukuri dan upayakan agar terus bertambah keberkahannya.
Lalu, bagaimana cara agar kita bisa menarik rezeki yang penuh berkah ini, terutama di bulan suci Ramadhan?
Ada beberapa amalan yang bisa menjadi perantara datangnya rezeki dari Allah, di antaranya sebagai berikut:
- Memperbanyak Sedekah
Sedekah adalah amalan yang dapat melapangkan rezeki dan menjauhkan kita dari kesulitan hidup. Rasulullah SAW bersabda:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta.” (HR Muslim)
Justru dengan bersedekah, Allah akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik.
Sedekah tidak selalu berupa uang, tetapi bisa juga dalam bentuk makanan, tenaga, atau ilmu yang bermanfaat bagi orang lain.
- Menjaga Lisan dari Perkataan Sia-sia
Yang kedua, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dari perkataan buruk.
Lisan yang baik akan membawa ketenangan dalam hidup dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Hal ini termasuk bagian dari rezeki yang sering kali tidak kita sadari.
Dalam sebuah hadis, berbunyi:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
- Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab
Terakhir, yaitu memperbanyak berdoa di waktu-waktu yang mustajab.
Jemaah sekalian, bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan kesempatan emas untuk berdoa.
Adapun salah satu waktu yang paling mustajab adalah saat sahur dan menjelang berbuka.
Jadi, berdoalah dengan penuh keyakinan, memohon kepada Allah agar diberikan rezeki yang halal, berkah, dan melimpah.
““Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Tirmidzi)
Jamaah yang dirahmati Allah,
Akhir kata, marilah kita manfaatkan sisa bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak amalan-amalan penarik rezeki.
Rezeki yang berkah bukan hanya yang tampak secara materi, tetapi juga kesehatan yang baik, keluarga yang sakinah, serta hidup yang penuh ketenangan dan kemudahan.
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang diberikan keberkahan rezeki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.
Jemaah sekalian,
Demikian yang saya sampaikan dalam kesempatan ini. Apabila banyak salah kata, saya mohon maaf sebesar-besarnya.
Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nah, itu tadi teks kultum subuh hari ke-26 Ramadhan mengenai amalan penarik rezeki yang bisa dijadikan referensi.***