
KabarJawa.com – Mitchell Baker menjadi sorotan publik usai tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Penyerang muda yang baru resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 13 Juli 2026 tersebut langsung mencetak hattrick saat menghadapi Kamboja.
Performa impresif itu membuat banyak publik penasaran dengan sosok Baker, mulai dari keturunan Indonesia berasal dari siapa, profil lengkap, umur, tinggi badan, klub yang dibela, hingga nama kedua orang tuanya.
Profil Mitchell Baker
Nama lengkap: Mitchell Baker
Tempat lahir: Melbourne, Australia
Tanggal lahir: 11 Desember 2006
Umur: 19 tahun (2026)
Tinggi badan: 196 cm
Posisi: Penyerang (Striker)
Kewarganegaraan: Indonesia (sejak 13 Juli 2026)
Klub saat ini: Vermont Green FC (USL League Two)
Kaki dominan: Kanan
Instagram: @_mitchell.baker
Mitchell Baker Keturunan Indonesia dari Siapa?
Mitchell Baker memperoleh garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, yakni Maureen Lee Baker (nama sebelum menikah: Maureen Lee).
Keturunan Indonesia tersebut berasal dari kedua orang tua Maureen yang lahir di Indonesia. Jalur darah inilah yang menjadi dasar Baker memenuhi syarat memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui proses naturalisasi.
Mitchell resmi mengucapkan sumpah sebagai WNI pada 13 Juli 2026 di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum, Jakarta Selatan.
Dalam proses tersebut, Baker melepaskan kewarganegaraan Australianya untuk menjadi warga negara Indonesia dan memperkuat Timnas Garuda di level internasional.
Berdasarkan dokumen naturalisasi yang dipublikasikan pemerintah, ayah Mitchell Baker bernama Daniel Robert Baker dan merupakan Warga negara Australia. Ia lahir di Geelong, Australia pada tanggal 9 Desember 1968.
Sementara ibu Mitchell Baker bernama Maureen Lee Baker, dengan nama sebelum menikah Maureen Lee. Ia memiliki garis keturunan Indonesia yang berasal dari kedua orang tuanya atau kakek dan nenek Mitchell.
Kakek Mitchell Baker diketahui bernama Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta pada 19 Januari 1937. Sementara neneknya Li Nio The Lie lahir di Semarang pada 27 Mei 1940. Keduanya menjadi asal-usul garis keturunan Indonesia yang dimiliki Mitchell Baker.
Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai suku atau etnis keluarga tersebut. Dari nama yang dimiliki, sejumlah pengamat menduga keluarga Baker berasal dari komunitas Tionghoa-Indonesia.
Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga maupun pemerintah mengenai latar belakang etnis tersebut.
Perjalanan Karier Mitchell Baker
Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Baker meniti karier sepak bola sejak usia muda di Australia dan Amerika Serikat.
Perjalanan akademinya meliputi Hong Kong Football Club Academy, Northcote City (2020), Melbourne Victory (2021), Black Rock FC (2022), dan Northwood School (2022).
Selama sekitar 2,5 tahun bersama Northwood School, Baker tampil sangat produktif. Ia tampil dalam 121 pertandingan dengan 141 gol dan 39 assist. Catatan tersebut mengantarkannya memperoleh kesempatan bermain di kompetisi sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat.
Mitchell Baker Main di Klub Mana?
Mulai 2024, Mitchell Baker bergabung dengan Georgetown University dan memperkuat tim Georgetown Hoyas di kompetisi NCAA. Pada musim 2024-2025, ia mencatatkan 42 penampilan dengan 18 gol dan 7 assist. Lalu di musim 2025-2026 ia tampil di 21 pertandingan dengan mencetak 14 gol dan 3 assist.
Penampilan tersebut membuatnya masuk dalam delapan pencetak gol terbanyak di Amerika Serikat serta memperoleh penghargaan Second Team All-American serta First Team All-BIG EAST.
Saat ini Baker memperkuat Vermont Green FC yang berkompetisi di USL League Two dengan status pinjaman. Sementara itu, ia juga telah dipilih oleh Colorado Rapids pada putaran pertama MLS SuperDraft 2026 dan dijadwalkan bergabung dengan klub Major League Soccer tersebut pada akhir tahun.
Gaya Bermain Mitchell Baker
Mitchell Baker dikenal sebagai penyerang bertipe target man. Dengan tinggi badan mencapai 196 sentimeter, ia memiliki keunggulan dalam duel udara maupun menerima umpan-umpan panjang.
Beberapa kelebihan Baker antara lain kuat dalam duel udara, memiliki penyelesaian akhir yang baik, mampu menahan bola (hold-up play), efektif sebagai target serangan, dan tajam di dalam kotak penalti.
Kombinasi postur ideal dan naluri mencetak gol membuatnya menjadi salah satu prospek penyerang muda yang diharapkan dapat memperkuat lini depan Timnas Indonesia dalam jangka panjang. Bahkan sejumlah pengamat dan penggemar sepak bola menjukinya sebagai Erling Haaland Indonesia.***