
KABAR JAWA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, bikin bangga lagi. Di seri Italia Red Bull Rookies Cup 2025, Veda tampil keren banget dan sukses jadi juara di race 1.
Balapan digelar di Sirkuit Mugello, Sabtu 21 Juni 2025, dan Veda bener-bener tampil luar biasa dari awal sampai akhir.
Buat Veda, kemenangan ini punya arti besar. Soalnya ini jadi kemenangan pertamanya sejak ikut ajang ini dari tahun lalu. Nggak cuma itu, hasil ini juga bikin Veda sejajar sama dua nama besar di MotoGP.
Start dari Posisi 2, Langsung Tancap Gas
Veda start dari posisi kedua. Tapi begitu lampu hijau nyala, dia langsung tancap gas.
Meski sempat kejar-kejaran ketat sama pembalap Spanyol, Brian Uriarte, yang jadi pole sitter, Veda tetap fokus dan sabar. Di pertengahan lomba, dia mulai ambil alih posisi depan.
Persaingan makin panas waktu David Gonzalez dan Giulio Pugliese mulai ikut ngejar. Tapi Veda nggak kasih celah. Sampai garis finis, Veda tetap di depan.
Hasilnya, dia berdiri di podium tertinggi untuk pertama kalinya di ajang Red Bull Rookies Cup.
Kemenangan Pertama, Tapi Sudah Tampil Konsisten
Buat yang ngikutin karier Veda, kamu pasti tahu dia udah sering tampil oke sejak musim lalu.
Waktu itu dia sempat finis di posisi ketiga di Austria. Terus di awal musim 2025 ini juga dia naik podium ketiga di Jerez, Spanyol.
Tapi kemenangan ya tetap kemenangan. Dan akhirnya, di Mugello, dia berhasil juga dapetin momen itu. Usaha dan perjuangannya dari musim ke musim terbayar manis.
Samai Jejak Joan Mir dan Jorge Martin
Kemenangan Veda di Red Bull Rookies Cup ini ternyata juga pernah diraih dua nama besar di MotoGP: Joan Mir dan Jorge Martin.
Joan Mir pernah ikut Rookies Cup di musim 2013-2014, sedangkan Jorge Martin dari 2012-2014. Keduanya sekarang udah punya gelar juara dunia MotoGP.
Veda sedang ada di jalur yang sama. Siapa tahu beberapa tahun lagi kita lihat dia bersaing di MotoGP juga. Umurnya baru 16 tahun, tapi potensinya udah kelihatan banget.
Berkah di Sirkuit Mugello
Menang di Mugello juga bukan hal yang gampang. Sirkuit ini terkenal dengan tikungan cepat dan lintasan panjang.
Tapi Veda bisa handle semuanya dengan tenang. Mulai dari strategi balap, kecepatan, sampai cara nutup celah lawan, semua dilakuin dengan matang.
Ini bukan cuma soal teknik, tapi juga mental. Veda udah nunjukin kalau dia bukan pembalap biasa-biasa aja.
Veda Ega Pratama sudah bikin sejarah baru buat balap motor Indonesia. Kemenangan di Mugello bukan cuma soal naik podium, tapi juga soal langkah besar menuju masa depan yang lebih cerah. Samai jejak Joan Mir dan Jorge Martin jelas bukan hal kecil.***