
Kabarjawa – Wonosobo dikenal dengan berbagai kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu hidangan yang wajib dicoba saat berkunjung ke kota berhawa sejuk ini adalah lontong tetel.
Hidangan ini merupakan perpaduan antara lontong dan aneka daging yang disiram dengan kuah gurih, menciptakan cita rasa yang unik dan menggoda.
Kini, ada inovasi baru dalam penyajiannya, yaitu lontong tetel dengan daging unta, yang menghadirkan pengalaman kuliner berbeda bagi para pecinta makanan khas.
Lontong Tetel: Sajian Tradisional yang Menghangatkan
Lontong tetel merupakan hidangan khas Wonosobo yang telah lama menjadi favorit masyarakat setempat. Dengan paduan lontong lembut dan irisan daging yang disajikan bersama kuah gurih, makanan ini menjadi pilihan tepat untuk menghangatkan tubuh di tengah suhu dingin Wonosobo.
Umumnya, lontong tetel menggunakan daging sapi, ayam, atau kambing. Namun, rumah makan di Jalan Sabuk Alu Wonosobo kini menghadirkan varian baru yang lebih spesial, yakni lontong tetel daging unta.
Sensasi Baru: Lontong Tetel Daging Unta
Daging unta yang digunakan dalam sajian ini didatangkan langsung dari Timur Tengah, memberikan cita rasa autentik dan khas. Proses pengolahannya serupa dengan jenis daging lainnya, di mana daging direbus hingga empuk, lalu diiris kecil-kecil sebelum disajikan dengan lontong dan kuah gurih. Ada dua pilihan kuah yang bisa dinikmati, yaitu kuah gurih segar dan kuah kemlecer yang lebih kental, gurih, serta sedikit pedas.
Keunikan Daging Unta
Dibandingkan dengan daging sapi atau kambing, daging unta memiliki tekstur yang lebih empuk dan rasa yang lebih gurih.
Selain itu, aroma khas dari daging ini semakin memperkaya cita rasa lontong tetel. Meski masih tergolong menu baru, banyak pelanggan yang mulai penasaran dan mencoba sajian unik ini.
Harga dan Pilihan Menu
Harga lontong tetel bervariasi tergantung pilihan dagingnya. Untuk lontong tetel dengan daging ayam, sapi, atau kambing, harga per porsinya berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000.
Sementara itu, lontong tetel daging unta dibanderol dengan harga Rp 45.000 per porsi, sebanding dengan cita rasa khas yang ditawarkan.
Testimoni Pelanggan
pelanggan yang telah mencicipi lontong tetel daging unta mengaku puas dengan kelezatannya. Salah seorang pecinta kuliner, Dina, mengungkapkan bahwa hidangan ini sangat cocok dinikmati di Wonosobo yang berhawa dingin.
Ia juga menambahkan bahwa daging unta memiliki tekstur lebih besar, empuk, dan bumbu yang meresap sempurna, memberikan pengalaman makan yang berbeda dari lontong tetel biasa.
Lontong tetel merupakan sajian khas Wonosobo yang patut dicoba, terutama dengan inovasi terbaru berupa lontong tetel daging unta.
Dengan tekstur empuk dan cita rasa gurih yang khas, hidangan ini menjadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner. Jika berkunjung ke Wonosobo, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi lontong tetel dengan berbagai pilihan daging yang menggugah selera.(Kabarjawa)