
KABAR JAWA – Jogja tak hanya dikenal dengan candi dan keindahan alamnya, namun juga menjadi surga bagi para pencinta kuliner.
Dan jika selama ini Anda hanya mengenal gudeg sebagai ikon makanan Yogyakarta, sebenarnya tak selamanya demikian.
Kota budaya ini menyimpan banyak pilihan makanan legendaris lain yang tidak kalah menggugah selera.
Mulai dari makanan pedas yang membakar lidah hingga sajian sederhana yang memikat, inilah tujuh wisata kuliner khas Jogja yang wajib Anda coba saat berkunjung.
Untuk itu, berikut adalah ragam kuliner di Jogja yang terkenal.
1. Mie Lethek Khas Bantul
Mie lethek berasal dari daerah Srandakan, Bantul, dan dibuat dari campuran tepung tapioka serta singkong.
Yang menjadikannya unik adalah proses pembuatannya yang masih menggunakan cara tradisional.
Adapun nama “lethek” sendiri berarti kusam atau keruh dalam Bahasa Jawa, menggambarkan warna mie yang kecokelatan dan tampak tidak menarik secara visual.
Namun jangan salah, mi ini bebas bahan pengawet dan pewarna buatan, menjadikannya alternatif sehat yang bisa bertahan hingga tiga bulan dalam kondisi kering.
2. Sate Klathak
Sate Klathak bukanlah sate biasa. Terbuat dari daging kambing segar yang hanya diberi bumbu garam, sate ini dibakar dengan jeruji besi sebagai tusuknya, bukan bambu seperti pada umumnya.
Nama “klathak” diambil dari suara garam yang berderak saat dibakar.
Beberapa tempat terkenal untuk menikmati sajian ini antara lain Sate Klathak Pak Pong, Pak Bari, dan Mak Adi.
3. Oseng-oseng Mercon
Bagi penggemar masakan pedas, oseng-oseng mercon adalah pilihan yang tepat.
Hidangan ini terdiri dari kikil dan jeroan sapi yang dimasak dengan campuran cabai rawit dan bumbu dapur lainnya.
Sesuai namanya, “mercon” yang berarti petasan menggambarkan sensasi pedasnya yang meledak di lidah.
Disajikan dengan nasi hangat, satu porsi saja bisa membuat Anda ketagihan.
4. Warung Kopi Klotok
Terletak di pinggiran Jogja, Warung Kopi Klotok menyajikan hidangan rumahan seperti sayur lodeh terong, tempe garit, dan telur dadar crispy.
Makanan di sini dijual dengan harga cukup ramah kantong, rata-rata di bawah Rp10.000.
Suasana warung yang mengusung nuansa pedesaan Jawa membuat tempat ini ramai dikunjungi sejak pagi hari.
5. Tengkleng Gajah
Jangan terkecoh dengan namanya. Tengkleng Gajah tidak menggunakan daging gajah, melainkan olahan kambing muda yang disajikan dalam porsi besar.
Hidangan ini mirip dengan gulai, tapi dengan kuah yang lebih ringan.
Potongan tulangnya besar, sehingga terlihat seperti porsi raksasa—itulah yang menjadi alasan nama “gajah” disematkan pada menu ini.
6. Angkringan Kopi Jos Lik Man
Angkringan sudah menjadi ikon kuliner malam Jogja. Salah satu yang paling populer adalah Angkringan Kopi Jos milik Lik Man.
Minuman khasnya, kopi jos, dibuat dengan cara menuangkan arang panas ke dalam segelas kopi hitam.
Hasilnya adalah rasa kuat dengan aroma khas arang yang unik.
Selain kopi, di sini Anda juga bisa menikmati nasi kucing, aneka gorengan dan hidangan lainnya.
7. Soto Kadipiro
Soto Kadipiro menjadi bagian penting dari sejarah kuliner Yogyakarta.
Konon, soto yang satu ini sudah ada sejak hampir satu abad yang laludan tetap mempertahankan cita rasa asli dengan resep warisan keluarga.
Terletak di kawasan Wates, Soto Kadipiro dikenal dengan kuah beningnya yang gurih serta potongan daging ayam kampung yang empuk.
Nah, itu tadi ragam wisata kuliner di Jogja yang terkenal legend selain gudeg.***