Inilah Lambang Weton dalam Primbon Jawa untuk Prediksi Karier dan Pekerjaan Ideal Anda

Bagikan :
Ilustrasi lambang weton untuk prediksi pekerjaan yang cocok (Pexels// Andrea Piacquadio)

KabarJawa.com – Dalam kebudayaan Jawa, weton tidak hanya sekadar penanda hari kelahiran seseorang, tetapi juga dipercaya memiliki makna mendalam yang dapat menggambarkan karakter, rezeki, bahkan arah karier seseorang di masa depan.

Berdasarkan ajaran primbon Jawa, setiap kombinasi hari dan pasaran melahirkan lambang tertentu yang diyakini berpengaruh terhadap kecocokan pekerjaan seseorang.

Masyarakat Jawa tradisional memaknai hal ini sebagai panduan spiritual untuk menemukan profesi yang sesuai dengan bakat dan kepribadian.

Untuk itu, merangkum dari berbagi sumber, berikut ini uraian lengkap mengenai berbagai lambang weton dalam primbon Jawa yang dipercaya dapat membantu Anda memprediksi karier dan pekerjaan yang paling cocok.

Weton Lambang Cangkem

Dalam bahasa Jawa, cangkem berarti mulut. Lambang ini melambangkan kemampuan berbicara, bernegosiasi, serta pandai meyakinkan orang lain.

Oleh karena itu, seseorang yang memiliki weton dengan lambang Cangkem biasanya cocok berkarier di bidang yang melibatkan komunikasi dan interaksi sosial, seperti berdagang, menjadi juru bicara, atau pengusaha.

Adapun weton yang termasuk dalam lambang ini adalah Jumat Legi, Senin Pon, Rabu Wage, dan Selasa Kliwon. Mereka yang lahir pada hari-hari tersebut diyakini memiliki keahlian dalam merangkai kata serta pandai menciptakan hubungan baik dengan banyak orang.

Baca juga  Andika Kangen Band Sakit Apa? Ini Kronologi hingga Digantikan Praz Teguh di Sounds Project 2026

Weton Lambang Sikil

Sikil dalam bahasa Jawa berarti kaki, yang melambangkan kekokohan, kekuatan, serta keteguhan dalam melangkah. Orang yang memiliki weton berlambang Sikil biasanya berjiwa pemimpin, teguh pendirian, dan mampu memikul tanggung jawab besar.

Karena itu, profesi yang cocok bagi mereka antara lain pemimpin, dosen, dokter, atau tokoh agama seperti kyai.

Weton yang termasuk dalam kategori lambang Sikil adalah Rabu Kliwon, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Jumat Pahing. Sosok-sosok ini dikenal tekun dan memiliki prinsip kuat dalam menjalani hidupnya.

Weton Lambang Mata

Mata dalam primbon Jawa melambangkan kejelian, kreativitas, dan kepekaan terhadap keindahan. Orang dengan weton berlambang Mata cenderung memiliki daya imajinasi tinggi dan bakat dalam bidang seni.

Mereka sangat cocok menjadi seniman, desainer, fotografer, hingga tukang kayu yang membutuhkan ketelitian dan rasa estetika tinggi.

Weton yang tergolong dalam lambang ini antara lain Senin Legi, Minggu Wage, Sabtu Kliwon, dan Kamis Pahing. Mereka dipercaya mampu menangkap makna dari hal-hal kecil di sekitar dan mengubahnya menjadi karya yang bernilai.

Baca juga  Mengapa Weton Tertentu Dianggap "Paling Istimewa" atau "Paling Sial"?

Weton Lambang Tungkak

Lambang tungkak menggambarkan kekuatan fisik dan ketekunan. Orang dengan weton ini dikenal ulet, pekerja keras, serta tidak mudah menyerah.

Berdasarkan primbon Jawa, mereka sangat cocok menekuni bidang pekerjaan yang berhubungan dengan tanah dan bangunan, seperti arsitektur, kontraktor, atau pekerja lapangan.

Mereka yang memiliki weton Selasa Legi, Senin Wage, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon termasuk dalam kategori lambang Tungkak. Keteguhan dan semangat kerja mereka membuatnya mudah dipercaya dalam pekerjaan berat.

Weton Lambang Tangan

Dalam simbol Jawa, tangan merupakan perlambang keterampilan dan kemampuan menciptakan sesuatu.

Orang dengan weton ini biasanya terampil dan kreatif, sehingga cocok bekerja sebagai pedagang, petani, pengrajin, atau seniman.

Lambang Tangan dimiliki oleh mereka yang lahir pada Sabtu Wage, Kamis Legi, Jumat Pon, Ahad Kliwon, dan Senin Pahing. Individu dengan lambang ini dikenal lincah, mandiri, dan memiliki kemampuan tinggi dalam bekerja dengan tangan.

Weton Lambang Kuping

Kuping atau telinga dalam primbon Jawa menandakan kemampuan mendengar dan memahami orang lain. Pemilik weton dengan lambang ini biasanya pandai beradaptasi dan mampu menangkap peluang melalui komunikasi yang baik.

Baca juga  Lontong Tetel Wonosobo: Kuliner Khas dengan Sensasi Daging Unta yang Lezat

Karena itu, mereka dianggap cocok menjadi pedagang atau berprofesi di bidang yang membutuhkan empati tinggi terhadap orang lain.

Weton yang termasuk dalam lambang Kuping adalah Jumat Legi, Rabu Wage, Selasa Kliwon, dan Senin Pon. Mereka yang berada dalam kelompok ini memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan mudah diterima di lingkungan mana pun.

Jadi, masyarakat Jawa percaya bahwa setiap lambang weton bukan hanya ramalan, tetapi juga refleksi karakter diri.

Dengan memahami arti weton, seseorang diharapkan mampu mengenali potensi dan arah hidupnya secara lebih baik. Meski demikian, primbon tidak dimaksudkan sebagai penentu mutlak nasib, melainkan sebagai pedoman untuk lebih mengenal diri sendiri dan menjalani karier sesuai dengan kelebihan yang dimiliki.

Dengan begitu, mengenali lambang weton dalam primbon Jawa bisa menjadi langkah awal untuk menemukan karier ideal dan menapaki jalan hidup dengan penuh keyakinan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya