
KabarJawa.com – Melakoni perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api kelas Eksekutif milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dikenal memberikan pengalaman yang lebih nyaman dibandingkan kelas lainnya.
Selain kursi yang lebih lega dan dapat direbahkan, penumpang juga mendapatkan sejumlah fasilitas tambahan yang mendukung aktivitas selama perjalanan.
Salah satu fasilitas yang cukup membantu adalah meja lipat tersembunyi yang tersedia di kursi penumpang. Meja ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja menggunakan laptop, membaca buku, hingga menikmati makanan atau minuman dengan lebih nyaman.
Namun, bagi sebagian penumpang yang baru pertama kali menggunakan kereta kelas Eksekutif, keberadaan meja ini sering kali tidak langsung terlihat.
Hal tersebut karena desain meja dibuat menyatu dengan kursi sehingga tampak rapi dan tidak mencolok. Padahal, cara mengeluarkannya sebenarnya cukup mudah jika mengetahui letak dan mekanismenya.
Meja Tersembunyi yang Menyatu dengan Kursi
Pada dasarnya meja pada kursi kelas Eksekutif tidak terpasang di bagian belakang kursi penumpang di depannya. Desainnya disimpan secara tersembunyi di dalam sandaran tangan atau armrest kursi.
Biasanya meja tersebut berada di bagian sisi sandaran tangan, baik di sebelah kanan kursi maupun di sela-sela antara dua kursi penumpang. Desain ini membuat kabin terlihat lebih rapi sekaligus memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi penumpang.
Tutorial Mengeluarkan Meja Lipat di Kursi Eksekutif KAI
Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalha cara membuka meja kerja di kursi kereta kelas Eksekutif KAI.
Temukan Lokasi Meja di Sandaran Tangan
Langkah pertama adalah memperhatikan bagian sandaran tangan kursi. Di dalam bagian tersebut terdapat rongga tempat meja disimpan.
Berbeda dari kelas lainnya, meja tidak berada di punggung kursi depan, melainkan tersembunyi di armrest. Posisi ini membuat meja tidak terlihat jika penumpang tidak mengetahui lokasinya.
Buka Penutup dan Tarik Meja
Setelah menemukan penutup pada armrest, buka bagian tersebut dengan menariknya ke arah atas atau ke samping, tergantung model kursinya.
Ketika penutup terbuka, badan meja akan terlihat di dalam rongga sandaran tangan. Tarik meja secara perlahan ke arah atas hingga keluar sepenuhnya dari tempat penyimpanannya.
Proses ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar mekanisme engsel tetap terjaga.
Rebahkan Meja dan Buka Lipatan
Setelah meja berhasil ditarik keluar, langkah berikutnya adalah menurunkan atau merebahkan meja ke arah depan sehingga posisinya sejajar dengan tubuh penumpang.
Selanjutnya, buka lipatan meja hingga permukaannya menjadi datar. Setelah itu, meja siap digunakan untuk berbagai keperluan selama perjalanan, seperti menaruh laptop, buku, minuman, atau bekal makanan.
Ukuran meja tersebut dirancang cukup luas dan stabil sehingga mendukung aktivitas ringan seperti bekerja menggunakan komputer jinjing sambil menikmati perjalanan.
Cara Mengembalikan Meja ke Posisi Semula
Setelah selesai digunakan, meja lipat tersebut juga perlu dikembalikan ke tempatnya agar tidak mengganggu ruang gerak penumpang.
Caranya cukup sederhana. Pertama, lipat kembali meja menjadi dua bagian seperti saat pertama kali dikeluarkan. Setelah itu, angkat meja ke posisi vertikal.
Langkah selanjutnya adalah mendorong meja secara perlahan kembali ke dalam rongga sandaran tangan. Pastikan meja masuk dengan sempurna.
Terakhir, tutup kembali penutup armrest hingga terdengar bunyi klik atau terasa terkunci dengan rapat. Dengan demikian, sandaran tangan dapat kembali digunakan dengan nyaman tanpa mengganggu posisi duduk.
Perhatikan Perbedaan Tipe Gerbong Eksekutif
Penumpang juga perlu mengetahui bahwa KAI memiliki beberapa generasi gerbong Eksekutif yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah tipe Mild Steel, Stainless Steel, hingga New Generation.
Perbedaan generasi gerbong ini membuat posisi maupun mekanisme pembukaan meja terkadang tidak sepenuhnya sama. Pada sebagian kursi, penutup armrest dapat dibuka ke arah atas, sementara pada tipe lain mungkin bergeser ke samping.
Karena itu, penumpang disarankan tidak memaksakan menarik meja jika terasa sulit atau tidak langsung ditemukan. Tindakan tersebut dapat berisiko merusak bagian engsel.
Jika kebingungan, maka penumpang disarankan untuk meminta bantuan kepada petugas kereta yang sedang bertugas di dalam gerbong, seperti prama atau prami yang biasanya berpatroli selama perjalanan.
Fasilitas meja lipat ini menjadi salah satu fitur praktis yang disediakan bagi penumpang kelas Eksekutif KAI. Dengan mengetahui cara menggunakannya, perjalanan jauh menggunakan kereta api dapat menjadi lebih produktif sekaligus nyaman.***