
Kabarjawa – Mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, tingginya volume kendaraan di jalan, terutama roda dua, meningkatkan risiko kecelakaan.
Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim kembali menggelar program angkutan motor gratis bagi pemudik. Program ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan perjalanan.
143 Sepeda Motor Diangkut ke Berbagai Daerah di Jawa Timur
Pada Jumat, 28 Maret 2025, Dishub Jatim resmi memberangkatkan angkutan motor gratis dari Surabaya ke beberapa daerah di Jawa Timur.
Sebanyak 143 sepeda motor diangkut menggunakan delapan truk menuju enam lokasi tujuan, yaitu Banyuwangi, Jember, Ponorogo, Trenggalek, Madiun, dan Tulungagung.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Joko Irianto, menyatakan bahwa program ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi akibat padatnya arus mudik, terutama di jalur arteri.
Dengan mengangkut sepeda motor terlebih dahulu, pemudik dapat bepergian dengan lebih aman menggunakan transportasi umum atau kendaraan lain yang lebih nyaman.
Program Berjalan Sejak Pandemi COVID-19
Kabid Lalu Lintas Dishub Jatim, Farid Susanto, menuturkan bahwa program angkutan motor gratis ini telah berjalan sejak tahun pertama pandemi COVID-19 dan terus berlanjut hingga sekarang.
Pada tahun keempat pelaksanaannya ini, antusiasme masyarakat tetap tinggi karena program ini sangat membantu mengurangi beban perjalanan pemudik yang menggunakan sepeda motor.
Imbauan untuk Pemudik
Selain memfasilitasi angkutan motor, pemerintah juga mengingatkan pemudik untuk tetap menjaga kesehatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Program angkutan motor gratis dari Dishub Jatim merupakan langkah strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pemudik.
Dengan adanya program ini, diharapkan pemudik dapat menjalani perjalanan dengan lebih nyaman dan aman. Pemerintah juga terus mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan perjalanan mudik.(Kabarjawa)