
KabarJawa.com – Umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kini memasuki hari ke-21. Momentum ini menandai dimulainya fase sepuluh hari terakhir Ramadhan yang dikenal sebagai masa penuh keutamaan dan kemuliaan.
Dalam tradisi keislaman, sepuluh hari terakhir Ramadhan disebut sebagai fase Itqun Minan Nar, yakni masa ketika Allah SWT memberikan pembebasan dari api neraka bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta memperdalam munajat kepada Allah SWT.
Pada periode ini, berbagai godaan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah sering kali muncul. Rasa lelah, kemalasan, hingga godaan duniawi menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Oleh sebab itu, terdapat doa khusus pada hari ke-21 Ramadhan yang berisi permohonan agar Allah SWT memberikan petunjuk menuju keridaan-Nya serta melindungi umat manusia dari tipu daya setan.
Bacaan Doa Puasa Hari ke-21 Ramadhan
Berikut bacaan doa hari ke-21 Ramadhan yang dilengkapi dengan tulisan Arab, latin, serta terjemahan bahasa Indonesia:
Arab
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِيْ مَنْزِلاً وَ مَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِيْنَ
Latin
Allâhummaj ‘al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj’al lisysyaithâni fîhi ‘alayya sabîlan waj’alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn.
Arti Bahasa Indonesia
“Ya Allah, tuntunlah aku di bulan yang mulia ini untuk mendapat keridhaan-Mu, Dan janganlah adakan celah bagi syetan untuk menggodaku. Jadikan surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku. Wahai yang memenuhi hajat orang-orang yang meminta,”
Keutamaan Memanjatkan Doa di Bulan Ramadhan
Berdoa pada bulan Ramadhan memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Setiap doa yang dipanjatkan pada bulan suci ini diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Melansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), terdapat sejumlah keutamaan yang dapat diperoleh dari kebiasaan membaca doa harian selama Ramadhan, antara lain adalah sebagai berikut.
Waktu Berbuka sebagai Momen Mustajab
Salah satu waktu terbaik untuk berdoa adalah saat menjelang dan ketika berbuka puasa. Momen tersebut diyakini sebagai waktu yang sangat mustajab untuk memohon berbagai kebaikan.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka…” (HR. Tirmidzi)
Selain membaca doa berbuka puasa, misalnya Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu birrahmatika yaa arhamar roohimin, umat Islam juga dianjurkan memanfaatkan waktu tersebut untuk memohon ampunan, rahmat, serta keberkahan rezeki dari Allah SWT.
Memohon Kesehatan dan Kekuatan dalam Beribadah
Menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh membutuhkan kondisi fisik yang baik. Terlebih lagi jika ibadah tersebut disertai dengan berbagai amalan lain seperti qiyamul lail atau ibadah malam.
Karena itu, doa harian Ramadhan juga berisi permohonan agar diberikan kesehatan dan kekuatan. Salah satu doa yang sering dipanjatkan adalah:
“Allahumma inni as’aluka sihhatan fid din wa ‘afiyatan fil jasad.”
Dengan kondisi tubuh yang sehat, berbagai ibadah seperti shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga sedekah dapat dilaksanakan secara optimal hingga akhir bulan Ramadhan.
Doa sebagai Benteng untuk Keluarga dan Umat
Selain untuk kepentingan pribadi, doa juga menjadi sarana memohon perlindungan bagi keluarga serta sesama umat Muslim. Ramadhan mengajarkan pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan, serta cinta dalam keluarga.
Al-Qur’an juga mengajarkan doa bagi keluarga sebagaimana disebutkan dalam firman Allah:
“Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata…” (QS. Al-Furqan: 74)
Melalui doa yang dipanjatkan secara rutin selama Ramadhan, umat Islam berharap agar keluarga mereka senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari berbagai bahaya, serta diberi keimanan yang kokoh.
Memasuki hari ke-21 Ramadhan, umat Islam diingatkan untuk semakin memperkuat ibadah dan memperbanyak doa.
Momentum sepuluh hari terakhir ini menjadi kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon perlindungan dari berbagai godaan yang dapat mengurangi nilai ibadah.***