
KabarJawa.com – Memasuki hari ke-28 bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026, umat Islam di seluruh dunia berada pada fase akhir dari ibadah puasa.
Pada momen ini, setiap Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, terutama dalam memperbanyak doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Di penghujung Ramadhan, waktu terasa semakin berharga. Setiap detik menjadi kesempatan untuk memohon ampunan, rahmat, serta keberkahan.
Tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, ibadah puasa juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Bacaan Doa Puasa Hari ke-28 Ramadhan
Berikut doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari ke-28 Ramadhan:
Arab
اَللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظِّيْ فِيْهِ مِنَ النَّوَافِلِ وَ أَكْرِمْنِيْ فِيْهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَ قَرِّبْ فِيْهِ وَسِيْلَتِيْ إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لاَ يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّيْنَ
Latin
Allaahumma waffir hadzdzii minan nawaafili wa akrimnii fiihi biihdhaaril masaaili wa qarrib fiihi wasiilatii ilayka min baynil wasaaili yaa man laa yasyghaluhu ilhaahul mulihhiina.
Terjemahan
“Ya Allah, sempurnakanlah hidupku dengan melaksanakan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah aku kepada-Mu dengan berbagai jalan, Wahai Yang tidak sibuk dengan rintihan orang yang meminta.”
Keutamaan Memperbanyak Doa di Akhir Ramadhan
Melansir dari laman resmi BAZNAS, diketahui bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan periode yang memiliki keutamaan luar biasa.
Pada fase ini, Rasulullah SAW memberikan contoh nyata dengan meningkatkan intensitas ibadah secara signifikan.
Dalam sebuah hadits riwayat Aisyah RA disebutkan:
“Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh dalam beribadah, dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits tersebut menunjukkan bahwa hari-hari terakhir Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa. Rasulullah SAW tidak hanya meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga mengajak keluarganya untuk ikut serta dalam menghidupkan malam-malam penuh berkah.
Momentum Emas Menuju Lailatul Qadar
Kemudian, salah satu alasan pentingnya memperbanyak doa di akhir Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar. Malam ini dikenal memiliki nilai yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga menjadi kesempatan langka yang tidak boleh disia-siakan.
Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta melakukan ibadah lainnya. Setiap amal yang dilakukan memiliki potensi pahala yang berlipat ganda.
Memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin menjadi kunci agar ibadah Ramadhan dapat mencapai hasil yang maksimal. Doa yang dipanjatkan di waktu-waktu mustajab diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Nah, itulah tadi penjelasan doa hari ke-28 puasa Ramadhan 1447 H / 2026 lengkap dengan seluk-beluk mengenainya.***