
KabarJawa.com – Memasuki hari ke-18 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah / 2026, umat Islam semakin mendekati fase sepuluh hari terakhir yang dikenal memiliki keutamaan besar.
Pada fase ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, baik yang bersifat wajib maupun sunnah.
Selain menjalankan puasa, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah, umat Islam juga dianjurkan untuk memanjatkan doa-doa harian selama Ramadhan. Setiap hari dalam bulan suci ini memiliki doa yang berisi harapan dan permohonan kepada Allah SWT.
Doa pada hari ke-18 Ramadhan mengandung makna yang mendalam. Isi doa tersebut memohon agar seseorang disadarkan akan keberkahan waktu sahur serta diberikan cahaya petunjuk yang menerangi hati.
Bacaan Doa Hari ke-18 Puasa Ramadhan
Berikut ini adalah bacaan doa untuk hari ke-18 Ramadhan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan arti dalam bahasa Indonesia.
Arab
للَّهُمَّ نَبِّهْنِي فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرُ فِيْهِ قَلْبِي بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَانِي إِلَى اتَّبَاعِ آثَارِهِ بِنُورِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِينَ
Latin
Allahumma nabbihnii fiihi li barakaati ashaarrih wa nawwiru fiihi qalbii bi diyaaii anwaarih wa khudh bi kulli a’dzaanii ilaa ittiba’i aathaarih binuurika yaa munawwira quluubil ‘aarifiin
Arti Bahasa Indonesia
“Ya Allah, berilah aku peringatan di dalamnya atas berkah sahurnya, terangi hatiku di dalamnya dengan cahaya cahaya-Nya, dan bimbinglah seluruh anggotaku menuju mengikuti jejak-jejak-Nya dengan cahaya-Mu, wahai penerang hati orang-orang yang mengenal-Mu.”
Amalan Sunnah Ramadhan yang Dianjurkan
Sebagia informasi, di pertengahan hingga menjelang akhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk terus menjaga konsistensi dalam menjalankan berbagai amalan sunnah.
Untuk itu, melansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut beberapa ibadah yang dianjurkan selama bulan suci ini.
Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, membaca kitab suci tersebut menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan.
Banyak umat Muslim menetapkan target tertentu selama Ramadhan, salah satunya dengan metode One Day One Juz. Dengan membaca satu juz setiap hari, seseorang berpeluang mengkhatamkan Al-Qur’an tepat pada akhir bulan Ramadhan.
Selain membaca, memahami serta merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur’an juga menjadi bagian penting dari ibadah tilawah.
Shalat Tarawih Berjamaah
Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah khas yang hanya dilaksanakan pada malam-malam Ramadhan. Melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah di masjid memiliki nilai keutamaan tersendiri.
Selain memperoleh pahala yang besar, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antar sesama Muslim di lingkungan tempat tinggal.
Kehadiran jamaah yang berkumpul di masjid setiap malam juga menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi ciri khas bulan Ramadhan.
Qiyamul Lail dan Doa di Sepertiga Malam
Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah melaksanakan Qiyamul Lail, termasuk shalat tahajud. Waktu terbaik untuk menjalankan ibadah ini adalah pada sepertiga malam terakhir, menjelang waktu sahur.
Pada waktu tersebut, doa diyakini lebih mudah dikabulkan. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia untuk mendengar permohonan hamba-Nya yang meminta ampunan dan rahmat.
Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadhan, menjaga konsistensi Qiyamul Lail menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempersiapkan diri menyambut malam-malam istimewa di sepuluh hari terakhir.
Dengan memperbanyak doa serta amalan sunnah, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan yang lebih besar selama bulan Ramadhan.***