
KabarJawa.com – Memasuki hari ke-17 puasa Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam diajak untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan amal saleh.
Pada pertengahan bulan suci yang sarat dengan keberkahan ini, berbagai amalan dianjurkan untuk terus dijalankan, salah satunya adalah memperbanyak doa.
Berdoa menjadi bagian penting dalam menjalani ibadah puasa. Melalui doa, seorang muslim memohon petunjuk, ampunan, serta keberkahan dari Allah SWT.
Pada hari ke-17 Ramadhan, terdapat doa khusus yang dapat dibaca sebagai bentuk permohonan agar senantiasa dibimbing menuju perbuatan baik dan dikabulkan segala kebutuhan serta harapan.
Bacaan Doa Puasa Hari ke-17 Ramadhan
Berikut ini bacaan doa puasa hari ke-17 Ramadhan lengkap dengan teks Arab, latin, dan arti dalam bahasa Indonesia.
Arab
اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ
Latin
Allâhummahdinî fîhi lishâlihil a’mâl, waqdhilî fîhil hawâija wal amâl, yâ Man lâ yahtâju ilat tafsîr was suâli yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn.
Terjemahan
“Ya Allah, anugerahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugerahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci.”
Keutamaan Sahur dalam Ibadah Puasa
Selain memperbanyak doa, umat Islam juga dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur ketika menjalankan puasa Ramadhan.
Mengutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut adalah beberapa keutamaan sahur yang patut dipahami.
Melatih Kedisiplinan dan Keikhlasan
Salah satu nilai utama dari sahur adalah membentuk kedisiplinan. Bangun pada waktu dini hari saat kondisi masih dingin membutuhkan tekad dan niat yang kuat.
Kebiasaan ini secara bertahap melatih seseorang untuk lebih disiplin, sabar, dan ikhlas dalam menjalankan perintah agama.
Selain itu, kebiasaan bangun sebelum fajar juga dapat memperkuat hubungan spiritual seorang muslim dengan Allah SWT, karena waktu tersebut termasuk saat yang dianjurkan untuk beribadah.
Bernilai Sedekah dan Menguatkan Kebersamaan
Sahur juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial. Makan sahur bersama keluarga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah bulan Ramadhan.
Tidak hanya itu, membagikan makanan sahur kepada orang lain yang membutuhkan juga memiliki nilai sedekah. Tindakan tersebut dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat tali silaturahmi.
Menjaga Stamina Tubuh selama Berpuasa
Dari sisi kesehatan, sahur memegang peran penting dalam menjaga kondisi tubuh selama menjalankan puasa. Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang saat sahur membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Asupan nutrisi yang cukup juga mampu mencegah tubuh mengalami kelelahan berlebih maupun dehidrasi selama beraktivitas sepanjang hari.
Dengan demikian, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, sementara kegiatan sehari-hari tetap berjalan secara produktif.
Melalui perpaduan antara doa, ibadah, serta menjaga pola sahur yang baik, umat Islam diharapkan dapat memaksimalkan keberkahan Ramadhan, khususnya pada hari ke-17 yang menjadi bagian dari fase pertengahan bulan suci.***