
Kabar Jawa – Bulan Dzulhijjah segera berakhir, menandai pergantian tahun dalam kalender hijriah. Simak panduan waktu dan tata cara membaca doa akhir dan awal tahun Islam menurut ajaran ulama.
Menjelang penutupan tahun 1446 Hijriyah, umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut datangnya tahun baru 1447 Hijriyah yang dimulai pada Jumat, 27 Juni 2025.
Momentum pergantian tahun dalam kalender Islam ini bukan sekadar perubahan angka, namun juga menjadi waktu refleksi diri, evaluasi amal perbuatan, serta harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.
Sebagai salah satu bentuk ibadah dan pengharapan kepada Allah SWT, umat Islam dianjurkan membaca dua doa penting: doa akhir tahun dan doa awal tahun. Keduanya memiliki waktu tertentu untuk dibaca serta manfaat spiritual yang sangat besar menurut penuturan para ulama.
Kapan Doa Akhir Tahun Dibaca?
Doa akhir tahun dibaca pada tanggal 30 Dzulhijjah, tepat setelah shalat Ashar. Dalam tradisi Islam, waktu ini dianggap sebagai momen penutupan amal selama satu tahun penuh.
Dianjurkan untuk membacanya sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan selama tahun berjalan.
Ulama asal Jawa Tengah, KH Sholeh Darat, menyebut dalam kitab Lathaifut Thaharah wa Asrarus Shalah bahwa membaca doa akhir tahun akan melindungi seseorang dari godaan setan selama tahun itu.
Menurut beliau, setan hanya punya kesempatan sangat singkat, sekitar satu jam sebelum maghrib, untuk menyesatkan manusia. Namun, dengan membaca doa ini, umat Islam akan mendapatkan ampunan Allah atas dosa-dosanya sepanjang tahun.
Bacaan Doa Akhir Tahun
Tulisan Arab:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ…
Latin:
Allahumma ma amiltu min amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani anhu…
Artinya:
“Ya Allah, atas segala perbuatan di tahun ini yang Kau larang namun belum sempat aku tobati, yang masih Kau beri ampunan meski Kau berkuasa menyiksaku, aku memohon ampun. Jika ada amal yang Kau ridhai, aku mohon agar Kau menerimanya dan jangan biarkan aku putus asa dari rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Kapan Membaca Doa Awal Tahun Islam?
Usai membaca doa akhir tahun, kaum muslimin disarankan membaca doa awal tahun saat malam 1 Muharram, tepatnya setelah shalat Maghrib.
Bacaan ini juga dilakukan sebanyak tiga kali. Doa ini menjadi pembuka harapan, perlindungan, dan bimbingan dalam menghadapi tahun baru.
KH Sholeh Darat menjelaskan bahwa orang yang membaca doa ini akan dijaga oleh dua malaikat yang diutus Allah untuk melindunginya dari bisikan setan sepanjang tahun. Setan bahkan disebut “menyerah” karena tidak mampu menggoda manusia yang sudah memanjatkan doa ini dengan ikhlas.
Bacaan Doa Awal Tahun
Tulisan Arab:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ…
اَللّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ اْلقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ…
Latin:
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal…
Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Abadi, Qadim, dan Pertama. Tahun baru ini telah tiba, aku memohon perlindungan-Mu dari setan dan bala tentaranya, serta dari dorongan hawa nafsu yang menyesatkan. Bimbing aku agar senantiasa dekat kepada-Mu dalam setiap langkah kehidupan.”
Tata Cara Membaca Doa Awal dan Akhir Tahun
Agar lebih khusyuk dalam berdoa, berikut adalah adab yang dianjurkan saat membaca doa akhir maupun awal tahun:
- Berwudhu Terlebih Dahulu
Menjaga kesucian jasmani sangat dianjurkan saat hendak bermunajat. Sebagaimana ketika hendak melaksanakan shalat, seorang muslim sebaiknya berwudhu terlebih dahulu dan memastikan kebersihan diri, pakaian, serta tempat berdoa. - Menghadap Kiblat
Menghadap ke arah kiblat merupakan adab yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam banyak kesempatan saat berdoa. Hal ini dimaksudkan untuk menyelaraskan arah doa dengan arah ibadah. - Mengulang Doa Sebanyak Tiga Kali
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW senantiasa mengulang doa dan istighfar sebanyak tiga kali. Hal ini menunjukkan kesungguhan dan harapan yang kuat dari seorang hamba kepada Tuhannya.
Tahun baru Islam bukan sekadar momen seremonial, melainkan kesempatan berharga untuk memperbaiki diri. Membaca doa akhir dan awal tahun bukan hanya sebagai rutinitas spiritual, tapi juga menjadi ikhtiar agar kehidupan kita lebih bermakna dan penuh berkah di tahun-tahun yang akan datang.
Mari jadikan akhir tahun sebagai momen muhasabah, dan awal tahun sebagai langkah baru untuk memperbanyak amal saleh serta mempererat hubungan kita dengan Sang Pencipta.
Semoga kita senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT sepanjang tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.
***