
KabarJawa.com – Nomor punggung paling ikonik Diego Maradona saat membela tim nasional Argentina adalah nomor 10.
Angka tersebut melekat kuat dengan perjalanan karier Maradona, terutama setelah ia membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986.
Nomor 10 kemudian tidak sekadar menjadi angka di bagian belakang seragam.
Dalam sejarah sepak bola Argentina, nomor tersebut identik dengan peran pemain kreatif, pengatur serangan, sekaligus sosok yang mampu menentukan jalannya pertandingan.
Bagi Maradona, nomor 10 bahkan berkembang menjadi bagian dari identitasnya.
Julukan El D10S yang kerap disematkan kepadanya merupakan permainan kata dari El Dios atau “Sang Dewa”, dengan angka 10 menggantikan huruf dalam julukan tersebut.
Mengapa Nomor 10 Diego Maradona Sangat Ikonik?
Ada beberapa alasan mengapa nomor 10 menjadi nomor punggung yang paling identik dengan Diego Maradona.
Pertama, Maradona mengenakan nomor tersebut dalam salah satu pencapaian terbesar sepanjang kariernya, yakni saat membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Turnamen tersebut menjadi panggung yang mengukuhkan Maradona sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Ia tampil sebagai pusat permainan Argentina dan menjadi tokoh penting dalam perjalanan tim hingga meraih gelar juara.
Kedua, nomor 10 secara tradisional juga erat dengan posisi playmaker atau pengatur serangan.
Pemain dengan nomor ini biasanya memiliki kemampuan mengolah bola, menciptakan peluang, serta menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.
Karakter tersebut sangat sesuai dengan gaya bermain Maradona.
Ia dikenal memiliki kemampuan menggiring bola, visi permainan, kreativitas, dan kemampuan mencetak gol yang membuatnya menjadi pusat permainan Argentina.
Ketiga, warisan Maradona membuat nomor 10 memiliki makna khusus bagi sepak bola Argentina.
Angka tersebut kemudian menjadi simbol kreativitas dan kejayaan bagi pemain yang dipercaya mengenakannya.
Perjalanan Nomor Punggung Maradona
Sebelum nomor 10 menjadi identitas yang sangat melekat dengannya, Diego Maradona sempat mengenakan nomor punggung lain saat membela Argentina.
Saat menjalani debut di tim nasional senior Argentina, Maradona tercatat memakai nomor 19.
Debut tersebut berlangsung ketika Argentina menghadapi Hongaria pada 27 Februari 1977.
Saat itu, Maradona masih berusia 16 tahun dan masuk sebagai pemain pengganti.
Dalam perjalanan awalnya bersama tim nasional, ia juga sempat tercatat menggunakan nomor 6 pada beberapa pertandingan internasional pada periode 1978/1979.
Hal ini menunjukkan bahwa nomor 10 belum langsung menjadi identitas permanennya sejak pertama kali membela tim nasional senior.
Nomor 10 mulai semakin kuat melekat pada Diego Maradona pada 1979.
Pada tahun tersebut, Maradona tampil bersama tim nasional Argentina U-20 dan mengenakan nomor 10 ketika membawa timnya menjuarai Piala Dunia U-20 1979 di Jepang.***