
Kabar Jawa – Daftar lengkap peserta Clash of Champions Season 2 kini telah diumumkan. Sebanyak 40 mahasiswa dan mahasiswi terbaik dari dalam dan luar negeri akan beradu kecerdasan mulai 29 Juni 2025. Siapa jagoanmu?
Setelah sukses besar dengan musim perdananya pada tahun 2024, Clash of Champions, ajang adu kecerdasan bergengsi yang digagas oleh Ruangguru, resmi kembali hadir untuk musim keduanya.
Serial kompetisi realitas ini akan kembali menyapa para penonton mulai 29 Juni 2025, membawa misi yang lebih besar dan tantangan yang lebih sengit.
Mengusung konsep yang terinspirasi dari acara kompetisi strategi mahasiswa internasional, musim terbaru ini menghadirkan total 40 peserta terpilih, yang berasal dari berbagai kampus unggulan di Indonesia dan luar negeri.
Mereka telah melewati proses seleksi ketat dan menunjukkan pencapaian luar biasa di bidang akademik maupun non-akademik.
Format Kompetisi: Lebih dari Sekadar Cerdas
Berbeda dari kompetisi akademik biasa, Clash of Champions menekankan pada strategi, kolaborasi, dan kemampuan menyelesaikan tantangan dalam tekanan.
Setiap peserta dituntut tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga dalam praktik kerja tim dan kecerdikan mengambil keputusan.
Mereka akan terbagi dalam 6 batch yang berisi kombinasi mahasiswa dari berbagai jurusan dan latar belakang. Seluruh episode musim ini dijadwalkan tayang sebanyak 11 episode, disiarkan di kanal YouTube serta aplikasi resmi Ruangguru setiap akhir pekan.
Siapa Saja Peserta Clash of Champions Musim Kedua?
Berikut ini daftar lengkap para peserta yang akan bertarung di Clash of Champions Season 2:
Batch 1
- Stefanus Sandy (Stefan) – Teknologi Rekayasa Multimedia, Telkom University – IPK 4.00
- Gevin Kurniawan – Akuntansi Sektor Publik, PKN STAN – IPK 3.90
- Muhammad Zaidan Naja (Zaidan) – Fisika, Universitas Indonesia – IPK 4.00
- Amadeo Yesa (Deo) – Teknik Informatika, ITS – IPK 3.95
- Zahran Nizar Fadhlan (Zahran) – Teknik Dirgantara, ITB – IPK 3.94
- Made Laksmi Priyahita (Hita) – Kedokteran, UGM – IPK 4.00
- Keisha Rochelline Simorangkir (Roche) – Kedokteran, UI – IPK 3.97
Batch 2
- Vania Winola Febriyanti (Vania) – Ilmu Komunikasi, UNAIR – IPK 3.94
- Indra Rhamadan (Rama) – Teknik Sipil, UI – IPK 3.86
- Mohammad Nabiel Shafa (Nabiel) – Kedokteran, UI – IPK 3.84
- Putri Hapsari Ayuningtyas (Putri) – PGSD, UPI – IPK 3.84
- Acthasain Putra Suhardi (Sain) – Kedokteran, UNHAS – IPK 3.93
- Felicia Hestiawan (Feifei) – Teknik Kimia, UNDIP – IPK 3.88
- Benedict Presley (Ben) – Teknik Informatika, ITB – IPK 4.00
Batch 3
- Phillip Maxwell (Max) – Psikologi, UI – IPK 4.00
- Muhamad Galang Lifaldin (Galang) – Kimia, IPB – IPK 3.92
- Dean Hartono (Dean) – Aktuaria, ITB – IPK 3.70
- Shafa Annisa R. A. (Shafa) – Kedokteran, UGM – IPK 3.23
- Arin Nahda Zhafira (Arin) – Kedokteran, UNAIR – IPK 3.60
- Dimas Dwi Rachmat Susilo (Dimas) – Kartografi & Penginderaan Jauh, UGM – IPK 3.76
Batch 4
- Mochammad – Teknik Lingkungan, Universitas Udayana – IPK 3.94
- Muhammad ‘Ainurriza Al Kahfi (Riza) – Fisika, Universitas Brawijaya – IPK 3.96
- Karina Raihana Salsabila (Karina) – Biologi, UGM – IPK 3.90
- Divhenia Putri Allysa (Diven) – Psikologi, USU – IPK 3.71
- Theodora Paulina Walukow (Theodora) – Teknik Informatika, UNPAD – IPK 3.00
- Rhesa Narayana Rasmara (Rhesa) – Teknik Lingkungan, ITB – IPK 3.81
Batch 5
- Bima Rexa Rayhan (Bima) – Life Science & Biotechnology, Yonsei University – IPK 4.20/4.30
- Amara Khairunnisa Dinata (Amara) – Mathematical Sciences, Kyoto University – IPK 4.08/4.30
- Maulana Satya Adigama (Satya) – Computer Science & Mathematics, NUS – IPK 4.75/5.00
- Maulana Fatahillah Adzima (Maul) – Civil Engineering, UC Berkeley – IPK 3.91
- Vedhino Bima A. A. (Vedhino) – Biomedical Engineering, Tohoku University – IPK 3.90
- Vincentius Roger Kuswara (Roger) – Computer Science, SUTD – IPK 4.93/5.00
- Vannes Wijaya (Vannes) – Computer Science, NTU – IPK 4.84/5.00
Batch 6
- Calvin Shevchenko (Calvin) – Life Sciences, NUS – IPK 5.00/5.00
- Shawn Gabriel D. I. (Shawn) – Geophysics, UBC – IPK 3.54/4.30
- Gisela Gwen Michelle (Gwen) – Global Business & Economics, CityUHK – IPK 3.75/4.30
- Luthfi Bima Putra (Luthfi) – Mathematics & Electrical Engineering, KAIST – IPK 3.82/4.30
- Ie Keith Ferdinand Ijaya (Ie Keith) – Engineering Systems & Design, SUTD – IPK 4.10/5.00
- Kendrick Lius Bong (Kendrick) – Materials Engineering, NTU – IPK 4.90/5.00
- Joshua Marvel Solomon (Joshua) – Computer Science, University of Oxford – IPK 4.00
Apa yang Membuat Musim Ini Spesial?
Tak hanya menampilkan mahasiswa dari universitas top di Indonesia, musim ini juga menghadirkan 14 peserta dari universitas internasional, seperti Oxford, UC Berkeley, hingga KAIST. Campuran latar belakang ini menjanjikan dinamika yang lebih beragam dan strategi yang tak terduga.
Format acaranya pun menantang, menggabungkan kompetisi intelektual dan permainan tim yang sarat taktik. Setiap episode menyajikan cerita perjuangan, kerja keras, dan kecerdasan para peserta dalam menghadapi teka-teki dan tantangan nyata.
Siap Menjadi Inspirasi Generasi Muda
Clash of Champions Season 2 bukan sekadar hiburan, tetapi juga sumber inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia.
Ajang ini menampilkan bukti bahwa pendidikan dan kecerdasan bisa jadi tontonan menarik yang tetap menghibur, sarat nilai, dan membangun karakter.
Tandai tanggalnya! Mulai 29 Juni 2025, nikmati serunya pertarungan para mahasiswa jenius ini setiap akhir pekan. Dukung jagoanmu, dan saksikan siapa yang akan keluar sebagai juara sejati di panggung kecerdasan paling bergengsi tahun ini.
***